Cilacap, infojateng.id – Sebanyak 1.296 jamaah haji asal Kabupaten Cilacap yang diberangkatkan pada musim haji 2026 telah kembali ke Tanah Air dalam kondisi lengkap.
Kepulangan seluruh jamaah menjadi momentum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mengevaluasi sekaligus memperkuat pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.
Hal itu disampaikan dalam Silaturahmi Jamaah Haji Kabupaten Cilacap Tahun 2026 di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Cilacap Annisa Fabriana yang mewakili Plt Bupati Cilacap, perwakilan DPRD, serta sejumlah tamu undangan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Cilacap Muhammad Najib mengatakan seluruh jamaah haji asal Cilacap yang diberangkatkan pada tahun ini telah kembali melalui Embarkasi Adi Soemarmo, Solo.
“Jamaah haji dari Kabupaten Cilacap yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 1.296 orang dan telah kembali ke Tanah Air dengan lengkap,” kata Najib.
Najib menjelaskan Pemkab Cilacap memberikan sejumlah dukungan selama proses keberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Dukungan tersebut meliputi penyediaan transportasi dari delapan titik pemberangkatan dan pemulangan, konsumsi dan makanan ringan, kain batik sebagai identitas jamaah, layanan kesehatan, serta pendampingan enam petugas haji daerah.
Menurut Najib, penyediaan titik layanan di sejumlah lokasi dilakukan untuk menyesuaikan kondisi geografis Cilacap yang memiliki wilayah cukup luas.
“Delapan titik ini disiapkan karena wilayah Kabupaten Cilacap cukup luas, sehingga pelayanan dapat lebih mudah dijangkau oleh jamaah dari berbagai daerah,” ujarnya.
Dalam sambutan Plt Bupati Cilacap yang dibacakan Annisa Fabriana, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Annisa berharap para jamaah dapat mempertahankan kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat istimewa. Kami berharap kemabruran haji terus dijaga melalui peningkatan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Annisa.
Ia juga mengajak para jamaah mendoakan Kabupaten Cilacap agar senantiasa mendapat keberkahan dan kemudahan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Doa dan dukungan masyarakat, kata dia, dibutuhkan agar pemerintah daerah dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadapi berbagai dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan jamaah setelah menjalankan ibadah haji, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan yang telah diberikan selama rangkaian penyelenggaraan haji.
Kegiatan silaturahmi kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan KH Faiz Kamal Makki, Lc., M.Ag., pengasuh Pondok Pesantren Ar Ridwan Cilacap. (eko/redaksi)

6 days ago
15

















































