AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

1 week ago 11

TEHERAN, iNews.id - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa jam terakhir. Di tengah eskalasi tersebut, Iran mengeklaim menutup Selat Hormuz hingga batas waktu yang belum ditentukan, sementara AS menegaskan jalur pelayaran strategis itu tetap terbuka.

Dilansir dari BBC, Senin (13/7/2026), serangan terbaru dilancarkan militer AS pada Minggu malam, 12 Juli 2026, waktu setempat. Komando Pusat Militer AS (Centcom) mengatakan, operasi dimulai pukul 17.00 waktu Pantai Timur AS dan menyasar puluhan target militer Iran.

Garda Revolusi Iran Umumkan Serangan Tahap Ketiga ke AS, Rudal Ditempeli Foto Mendiang Ali Khamenei

Baca Juga

Garda Revolusi Iran Umumkan Serangan Tahap Ketiga ke AS, Rudal Ditempeli Foto Mendiang Ali Khamenei

Menurut Centcom, sasaran serangan mencakup sistem pertahanan udara, radar pantai, serta fasilitas rudal dan drone Iran. Militer AS menegaskan operasinya bertujuan memastikan kebebasan pelayaran bagi kapal-kapal niaga di Selat Hormuz di tengah indakan agresif Iran.

Sesaat sebelum pengumuman Centcom, televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan terjadi di Sirik, Qeshm, Bandar Abbas, dan Jask.

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ayahnya, Tegaskan Dendam Iran Tak Akan Padam

Baca Juga

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ayahnya, Tegaskan Dendam Iran Tak Akan Padam

Sementara Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengutip Wakil Gubernur Khuzestan Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Valiollah Hayati menyebutkan, serangan AS pada Senin pagi menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya terluka di wilayah barat daya Iran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |