Lawan Hoaks dan Disinformasi, Pemerintah Perkuat Koordinasi 8.000 Humas Kementerian/Lembaga

1 hour ago 2

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memperkuat koordinasi kehumasan antarkementerian, lembaga dan pemerintah daerah guna mempercepat penyampaian informasi kebijakan sekaligus menghadapi maraknya disinformasi, fitnah dan kebencian (DFK) di ruang digital. Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Koordinasi Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) yang digelar di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, sinergi antarlembaga menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi digital. 

 Kuasai Ruang Digital, Cegah Disinformasi, Fitnah dan Kebencian

Baca Juga

Menko Polkam: Kuasai Ruang Digital, Cegah Disinformasi, Fitnah dan Kebencian

“Dalam rangka melawan disinformasi dan juga hoaks, kita perlu kerja sama yang kuat, koordinasi yang kuat dengan humas-humas baik antar-KL maupun juga di daerah-daerah,” kata Meutya.

Dia menjelaskan, forum Bakohumas akan diupayakan berlangsung secara berkala sebagai sarana koordinasi dan evaluasi komunikasi pemerintah. Dengan begitu, pemerintah dapat menilai apakah informasi terkait kebijakan dan program telah tersampaikan secara cepat dan jelas kepada masyarakat.

Akun Anonim Kerap Bikin Hoaks, Bakom Usul Terhubung Nomor HP dan KTP

Baca Juga

Akun Anonim Kerap Bikin Hoaks, Bakom Usul Terhubung Nomor HP dan KTP

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, pihaknya berperan sebagai pengorkestra komunikasi pemerintah yang membutuhkan dukungan seluruh jaringan kehumasan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah. Secara nasional, jaringan tersebut mencakup lebih dari 8.000 perangkat kehumasan yang akan dikoordinasikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |