Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan, Tanpa Jalur Titipan

1 day ago 9

Semarang, infojateng.id – Polda Jawa Tengah menegaskan proses seleksi penerimaan Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Saat ini tahapan seleksi terus berjalan. Setelah mengikuti Sidang Kelulusan Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II), peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan tahapan seleksi di tingkat Panitia Daerah (Panda) sebelum mengikuti seleksi tingkat Panitia Pusat (Panpus).

Peserta yang memenuhi syarat di tingkat daerah nantinya akan mengikuti rangkaian seleksi tingkat pusat yang digelar di Akademi Kepolisian Semarang.

Berbagai tahapan akan dijalani peserta, mulai dari uji akademik, wawancara psikologi, Uji Kemampuan Jasmani, hingga pemeriksaan penelusuran mental dan kepribadian yang berlangsung sepanjang Juli 2026.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos menjadi taruna Akpol tanpa adanya perlakuan khusus maupun intervensi dari pihak mana pun.

Rekrutmen Akpol hanya dilaksanakan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur titipan, perlakuan istimewa, maupun bentuk intervensi lainnya. Semua peserta memiliki peluang yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan serta hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi,” ujar Artanto di Mapolda Jateng, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, prinsip BETAH menjadi landasan utama dalam pelaksanaan rekrutmen anggota Polri guna mewujudkan sistem seleksi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara bersih dan transparan. Setiap peserta dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas calon anggota Polri yang akan direkrut,” jelasnya.

Polda Jateng juga mengingatkan para peserta maupun orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Polri dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Artanto menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan Akpol tidak dipungut biaya. Kelulusan peserta murni ditentukan oleh kemampuan dan hasil yang dicapai dalam setiap tahapan seleksi.

“Pendaftaran dan seluruh proses seleksi Akpol tidak dipungut biaya. Kami mengimbau peserta dan keluarga untuk tidak mempercayai siapa pun yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kesiapan, dan hasil yang dicapai peserta dalam setiap tahapan seleksi,” tegasnya.

Melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas tersebut, Polri berharap dapat menjaring calon-calon perwira terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan karakter kuat untuk menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |