Kejuaraan Catur Cilacap Cup 2026 Jadi Ajang Menjaring Bibit Pecatur Muda

1 day ago 4

Cilacap, infojateng.id Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menjajal kemampuan bermain catur dengan menghadapi Grand Master (GM) Novendra Priasmoro dalam pembukaan Kejuaraan Catur Terbuka Nasional Cilacap Cup ke-4 Tahun 2026.

Pertandingan tersebut menjadi penanda dimulainya kejuaraan catur yang digelar di Ruang Jalabhumi Setda Cilacap, Minggu (26/7/2026).

Dalam pembukaan tersebut turut hadir Ketua Umum Pengprov Percasi Jawa Tengah Sugeng Prasaja, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cilacap Bambang Sri Wahono, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Ketua Pengkab Percasi Cilacap sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Tri Bowo Sudiraharjo, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti 281 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Peserta kategori senior sebanyak 169 orang dengan rincian Grand Master satu orang, International Master dua orang, Fide Master lima orang, master nasional 10 orang, dan calon master dua orang. Sementara kategori junior SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat diikuti 112 peserta,” kata Tri Bowo.

Menurut dia, kejuaraan tersebut mempertandingkan kategori catur cepat. Salah satu tujuan utama penyelenggaraan Cilacap Cup adalah menjaring bibit-bibit pecatur muda potensial yang diharapkan mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.

“Tujuan utamanya kami ingin mencari bibit-bibit junior tidak hanya dari Kabupaten Cilacap, tetapi juga untuk tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, Pemkab Cilacap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, olahraga catur memiliki nilai penting dalam membentuk karakter, terutama bagi generasi muda.

Bagi Ammy, catur bukan sekadar permainan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah. Permainan tersebut juga melatih kemampuan berpikir strategis, cermat, serta penuh pertimbangan dalam mengambil keputusan.

“Nilai-nilai ini sangat relevan terutama untuk generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, serta tangguh dalam menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama mengikuti pertandingan.

“Semangat dalam bertanding, junjung tinggi sportivitas, kejujuran dan keadilan. Mari kita jadikan ajang ini sebagai wahana untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, serta mempererat tali persaudaraan,” ujar Ammy.

Kejuaraan tersebut diikuti peserta dari sejumlah daerah di Indonesia. Selain Cilacap, para pecatur datang dari Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Salah satu peserta junior, Miko Vincensiui Firrery Zega, 11, asal Yogyakarta, turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Meski masih berusia belia, Miko telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan catur.

Ia tercatat pernah mengikuti ajang Asean Plus di Thailand pada 2023 dan meraih juara pertama Kejuaraan Nasional Catur di Jakarta pada tahun yang sama.

“Aku mulai tertarik belajar catur dari usia 6 tahun, berawal dari sering lihat Ayah bermain catur,” kata Miko.

Sementara itu, hasil Kejuaraan Catur Terbuka Nasional Cilacap Cup ke-4 Tahun 2026 untuk kategori senior menempatkan Muhammad Kahfi Maulana dari Yogyakarta sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Agus Slamet dari Cilacap, sedangkan juara ketiga diraih Arifa Rizki Syahputra. Ketiganya berstatus master nasional.

Untuk kategori junior, juara pertama diraih Filipus Ernest Dipta Buwana dari Yogyakarta. Juara kedua ditempati Zaidan Doni Rezkiano asal Banyumas, sementara juara ketiga diraih Fahmi Febriansyah dari Ciamis.

Penyelenggara berharap Cilacap Cup dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet catur sekaligus melahirkan pecatur-pecatur muda potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai level kompetisi. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |