Banyumas, infojateng.id – Sebanyak 500 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Banyumas selesai direnovasi melalui Program Bebenah Kampung.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyumas, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia.
Serah terima hasil renovasi secara simbolis dilakukan di Balai Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah Boedyo Dharmawan, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyumas Sakty Suprabowo, perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, serta sejumlah tamu undangan.
Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah Boedyo Dharmawan mengatakan, penanganan RTLH menjadi salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang dilaksanakan bersama pemerintah kabupaten dan kota.
Menurut dia, Pemprov Jawa Tengah secara konsisten mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak dan sehat.
Boedyo mengatakan, Program Bebenah Kampung juga menjadi bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah pusat, yakni Program 3 Juta Rumah.
Sinergi penanganan RTLH dilakukan secara berjenjang mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah desa.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Kita menggandeng seluruh pihak mulai dari perusahaan, Baznas, hingga yayasan seperti Budha Tzu Chi. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi nyata ini,” kata Boedyo.
Ia mengimbau para penerima manfaat untuk menjaga dan merawat rumah yang telah direnovasi agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Diharapkan dengan hunian yang lebih layak dan nyaman, masyarakat dapat lebih tenang serta fokus melakukan kegiatan produktif untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Bebenah Kampung di wilayahnya.
Ia mengatakan, sebanyak 500 unit RTLH di Kabupaten Banyumas berhasil direnovasi melalui program tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak terlepas dari dukungan dan pengawalan aktif Pemerintah Kabupaten Banyumas.
“Program ini berhasil merenovasi sebanyak 500 unit Rumah Tidak Layak Huni di wilayah Kabupaten Banyumas,” kata Sadewo.
Sadewo juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas kolaborasi yang telah membantu merealisasikan program tersebut.
Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan fisik sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan. Rumah juga menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk membangun masa depan, menumbuhkan harapan, dan meningkatkan kualitas hidup.
“Rumah adalah tempat tumbuhnya harapan dan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Pembangunan tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, termasuk terpenuhinya kebutuhan dasar berupa hunian yang layak,” tegasnya.
Sadewo menambahkan, Program Bebenah Kampung sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Banyumas untuk mewujudkan masyarakat yang produktif, adil, dan sejahtera.
Pemenuhan kebutuhan hunian yang layak, kata dia, menjadi salah satu pijakan penting untuk mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata.
“Pemenuhan kebutuhan hunian yang layak menjadi salah satu pijakan penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial secara merata,” pungkas Sadewo. (eko/redaksi)

1 day ago
3

















































