Pemalang, infojateng.id – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang dr. Noor Faizah Maenofie menyambut kunjungan mahasiswa internasional yang mengikuti program International Student Mobility, Summer Camp and Conference 2026 di Gedung Sasana Bakti Praja, Sabtu (25/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pertukaran mahasiswa internasional yang bertujuan memperkuat kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta pemahaman lintas budaya.
Bupati Anom mengapresiasi kehadiran para mahasiswa internasional di Kabupaten Pemalang.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan budaya sekaligus meningkatkan pengalaman mahasiswa dalam membangun interaksi di tingkat global.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari luar negeri yang telah hadir di Kabupaten Pemalang,” kata Anom.
Ia berharap kegiatan pertukaran mahasiswa internasional dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, khususnya dalam memperluas wawasan dan membangun jejaring global.
Anom juga mendorong agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin oleh perguruan tinggi. Menurutnya, interaksi internasional dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman budaya sekaligus membangun kerja sama lintas negara.
Terkait rangkaian kegiatan summer camp yang digelar di kawasan wisata Bukit Tangkeban, Anom berharap para peserta mendapatkan pengalaman positif selama berada di Pemalang.
Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat meninggalkan kesan baik bagi para mahasiswa internasional terhadap Kabupaten Pemalang.
Mewakili Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Wakil Rektor IV Noor Zuhri mengatakan, International Student Mobility, Summer Camp and Conference 2026 mengusung tema “Global Collaboration for Sustainable Future”.
Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi komitmen UPS Tegal dalam memperluas jaringan kerja sama, membangun persahabatan antarbangsa, serta mempererat hubungan lintas budaya.
“Program ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi media untuk saling memahami keberagaman dan memperkuat kolaborasi antarbangsa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Noor Zuhri.
Ia menjelaskan, kegiatan yang telah memasuki hari ketiga tersebut diikuti 17 peserta dari tujuh negara, yakni Thailand, Malaysia, Filipina, Ghana, Kenya, Nigeria, dan Indonesia.
Melalui program tersebut, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan pertukaran akademik, tetapi juga membangun persahabatan, memperluas wawasan budaya, dan memperkuat jejaring internasional.
Noor berharap seluruh rangkaian summer camp dapat menjadi pengalaman berharga bagi para peserta sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UPS Tegal dengan berbagai mitra internasional pada masa mendatang.
Rangkaian kegiatan di Gedung Sasana Bakti Praja diisi dengan sesi perkenalan antara dosen pembimbing UPS Tegal, mahasiswa internasional, dan mahasiswa lokal.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara Wakil Rektor IV UPS Tegal dan Bupati Pemalang. Momen tersebut menjadi simbol terjalinnya kerja sama dan persahabatan antara Pemerintah Kabupaten Pemalang, UPS Tegal, serta para peserta program pertukaran mahasiswa internasional. (eko/redaksi)

1 day ago
3

















































