Pati, infojateng.id – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengingatkan calon jamaah haji agar memaknai ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci.
Menurutnya, ibadah haji juga menjadi ujian kesabaran, keikhlasan, serta kemampuan menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Manasik Calon Jamaah Haji KBIHU Jabal Nur Tahun 2027 di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan manasik turut dihadiri Plt Bupati Pati beserta jajaran Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Asisten Sekda, serta Ketua dan Pengurus KBIHU Jabal Nur Pati.
Chandra mengatakan, manasik menjadi bekal penting bagi calon jamaah untuk memahami seluruh rangkaian ibadah sekaligus mempersiapkan kondisi fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan ujian kesabaran dan keikhlasan hati. Luruskan niat hanya karena Allah SWT, jaga kebersamaan, dan saling membantu antarsesama jamaah,” kata dia.
Ia juga mengapresiasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jabal Nur yang dinilai konsisten memberikan pendampingan dan pembinaan kepada calon jamaah haji di Kabupaten Pati.
Menurut Chandra, keberadaan lembaga bimbingan memiliki peran strategis dalam membantu calon jamaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat.
Selain pemahaman keagamaan, dia meminta calon jamaah mempersiapkan kondisi kesehatan dengan baik. Sebab, rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina dan daya tahan fisik yang prima.
“Kesehatan fisik dan mental harus benar-benar dijaga. Ibadah haji membutuhkan stamina yang prima serta kesabaran yang tinggi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga meminta doa dari para calon jamaah agar Kabupaten Pati senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, dan kesejahteraan serta dijauhkan dari berbagai bencana.
Dia berharap seluruh calon jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan menyandang predikat haji yang mabrur.
Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Chandra, akan terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati guna memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan optimal.
Koordinasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan jamaah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, penyediaan katering, hingga transportasi menuju Asrama Haji Donohudan.
Sementara itu, KBIHU Jabal Nur akan melanjutkan pembinaan seluruh calon jamaah haji melalui sejumlah pertemuan manasik, baik teori maupun praktik lapangan. Pembinaan tersebut diharapkan semakin mematangkan kesiapan jamaah sebelum keberangkatan. (eko/redaksi)

1 day ago
6

















































