DELISERDANG, iNews.id — Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.
Hingga Selasa (1/9/2026), sedikitnya 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dilaporkan batal. Gangguan penerbangan mulai terjadi sejak Senin (31/8/2026) akibat sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung.
Baca Juga
Antisipasi Erupsi Susulan Gunung Sinabung, 767 Personel Siaga dan Posko Darurat Didirikan
Hujan abu vulkanik pekat mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Karo setelah Gunung Sinabung kembali erupsi pada Senin (31/8/2026) pagi. Kolom abu teramati membubung hingga 3.500 meter di atas puncak gunung.
Baca Juga
Sinabung Semburkan Abu 3.500 Meter, Warga Karo Diminta Waspadai Banjir Lahar
Gumpalan abu vulkanik berwarna hitam pekat dengan intensitas tebal tersebut tertiup angin dan bergerak dominan ke arah timur serta tenggara, menuju wilayah permukiman warga.
Erupsi tercatat terjadi pada pukul 10.17 WIB. Jika diukur dari permukaan laut, ketinggian kolom abu mencapai 5.960 meter. Hingga pukul 11.14 WIB, hembusan abu vulkanik masih terus membumbung dari kawah puncak.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
















































