PASAMAN, iNews.id – Banjir bandang menerjang Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Luapan Sungai Aek Koronok dan Batang Jember merendam belasan rumah, merusak lahan pertanian serta fasilitas umum, hingga menyebabkan satu orang warga dilaporkan hilang terseret arus deras.
Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Dua Koto selama lebih dari empat jam hingga membuat debit air kedua sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.
Baca Juga
Banjir Bandang Grand Canyon AS, 2 Orang Tewas Puluhan Masih Hilang
Selain menyebabkan kerugian material yang cukup besar, bencana banjir ini menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Amrianto (49) dilaporkan hanyut dan hilang saat luapan Sungai Aek Koronok menerjang kawasan permukiman.
"Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Pasaman, TNI, Polri, bersama warga setempat hingga kini masih menyisir aliran Sungai Aek Koronok dan area sekitar untuk pencarian korban," ujar Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto, Sabtu (19/9/2026).
Baca Juga
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal, Kemlu: 51 WNI Dipastikan Aman
Dampak luapan banjir tidak hanya merusak rumah, namun juga melumpuhkan sektor pertanian serta sarana air bersih warga sekitar:
Warga terdampak banjir saat ini sangat membutuhkan ulur tangan bantuan darurat berupa sembako, makanan siap saji, serta penanganan pengerukan sungai guna mengantisipasi ancaman banjir susulan jika curah hujan kembali tinggi.
Editor: Kastolani Marzuki
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































