JAKARTA, iNews.id - Diet atau kardio sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Banyak orang memperbanyak olahraga seperti jogging, jalan cepat hingga latihan interval dengan harapan kalori yang terbakar dapat membantu mengurangi lemak tubuh.
Namun, olahraga bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Pola makan justru memiliki peran besar dalam menciptakan defisit kalori yang menjadi kunci dalam proses penurunan lemak tubuh.
Baca Juga
Yuk Hidup Seimbang, Cek Promo Kesehatan dan Perawatan Diri dari Kartu Kredit MNC Bank
Dikutip dari Verywell Health, pola makan dan kardio sama-sama berperan dalam proses fat loss. Meski demikian, mengatur asupan kalori biasanya lebih efektif untuk menciptakan defisit kalori dibandingkan hanya mengandalkan olahraga.
Penurunan lemak terjadi ketika tubuh berada dalam kondisi defisit kalori, yaitu saat energi yang digunakan lebih banyak dibandingkan energi yang masuk melalui makanan.
Baca Juga
Persib Kantongi Rp6,24 Miliar dari ACL Two, Hampir Samai Hadiah Juara Super League
Mengurangi sekitar 400 hingga 500 kalori dari asupan harian melalui pilihan makanan dinilai lebih mudah dipertahankan dibandingkan harus berolahraga setiap hari untuk menciptakan defisit kalori dalam jumlah yang sama.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































