JAKARTA, iNews.id - Harga minyak dunia turun pada perdagangan, Rabu (23/9/2026), seiring munculnya optimisme gangguan pasokan energi akan mereda setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menggelar pembicaraan di sela-sela pertemuan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Melansir CNBC, harga minyak mentah Brent, yang menjadi patokan internasional, untuk pengiriman November turun 0,75 persen menjadi 98,51 dolar AS per barel. Sementara, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November melemah 1,03 persen menjadi 89,59 dolar AS per barel.
Baca Juga
Iran Akan Jual Kapal-Kapal Dagang AS dan Israel yang Disita di Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pejabat AS telah menggelar pertemuan yang disebutnya sangat baik dengan delegasi Iran. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar tiga jam.
Sebelumnya, dalam pidatonya di hadapan PBB, Trump mengatakan dirinya menghadapi keputusan besar terkait apakah akan mencapai kesepakatan dengan Teheran atau menghancurkan negara tersebut.
Baca Juga
Trump Bongkar Strategi Iran, Disebut Tunggu Partai Republik Kalah di Pemilu AS
Sementara itu, CEO BankPro, Paolo Broccardo mengatakan, upaya mediasi Pakistan dengan Teheran juga berpotensi mengurangi risiko konflik yang lebih luas.
Menurutnya, harga minyak juga belum menunjukkan tanda-tanda akan melonjak tajam dalam waktu dekat.
Baca Juga
Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, asal...
"Selama lima sesi perdagangan berturut-turut, harga telah turun hampir 12 persen, kembali menjauh dari zona intervensi di atas 100 dolar AS, yang berulang kali menjadi titik ketika upaya perdamaian dari kedua pihak meningkat," kata Broccardo.
Editor: Aditya Pratama
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































