JAKARTA, iNews.id - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di DKI Jakarta telah mencapai 45,17 persen. Berdasarkan data BPS per Senin (13/7/2026) pukul 12.00 WIB, jumlah entitas ekonomi yang sudah terdata mencapai 1.967.638 atau setara dengan 45,17 persen, sementara sisanya sebanyak 2.388.838 entitas atau 54,83 persen berstatus belum terdata.
"Dapat kami laporkan, per hari ini progres capaian pendataan sensus ekonomi 2026 untuk Provinsi DKI Jakarta adalah 45,17 persen. Dan yang paling tinggi adalah di Kabupaten Kepulauan Seribu karena secara jumlah kecil," kata Amalia dalam Deklarasi Sensus Ekonomi 2026 Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026).
Baca Juga
BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya
Secara spasial, grafik perkembangan pencatatan total per kabupaten dan kota memperlihatkan realisasi yang bervariasi. Posisi puncak diraih oleh Kabupaten Kepulauan Seribu yang mencatat acapaian tertinggi sebesar 62,52 persen
Tren positif tersebut kemudian diikuti oleh Kota Jakarta Utara di urutan kedua dengan torehan 47,44 persen, Kota Jakarta Timur di posisi ketiga dengan 46,38 persen, serta Kota Jakarta Pusat yang menempel ketat di angka 46,09 persen.
Baca Juga
Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi
Selanjutnya, Kota Jakarta Barat mencatatkan laju sebesar 45,29 persen, sedangkan posisi terbawah ditempati oleh Kota Jakarta Selatan dengan capaian 41,05 persen.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































