Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

1 day ago 4

LUCERNE, iNews.id - Granit Xhaka mengakui pernah memperoleh sertifikat vaksinasi Covid-19 tanpa menjalani proses vaksinasi sebagaimana mestinya. Pengakuan tersebut muncul ketika kapten Timnas Swiss itu tengah menghadapi penyelidikan pidana oleh Kejaksaan Kanton Lucerne.

Xhaka yang kini memperkuat Sunderland mengungkap persoalan tersebut melalui pernyataan di Instagram. Dia menyampaikan pengakuan setelah sebelumnya penyelidikan terkait dugaan sertifikat vaksin Covid-19 palsu mencuat di Swiss.

Arteta Bergerak usai Arsenal Kalah dari Brighton, Striker Rp817 Miliar Masuk Daftar Belanja

Baca Juga

Arteta Bergerak usai Arsenal Kalah dari Brighton, Striker Rp817 Miliar Masuk Daftar Belanja

Dalam pernyataannya, Xhaka menjelaskan kondisi yang dia alami saat pandemi. Dia mengaku memiliki keraguan besar terhadap vaksin Covid-19 dan memilih memperoleh sertifikat dibandingkan mencari jawaban atas kekhawatirannya melalui jalur yang tepat.

"Dalam beberapa hari terakhir, banyak hal dilaporkan tentang masalah dari masa lalu saya. Saya ingin membahasnya secara pribadi," kata Xhaka dikutip dari The Sun.

Arsenal Dibantai Brighton, Puncak Klasemen Premier League Lepas!

Baca Juga

Arsenal Dibantai Brighton, Puncak Klasemen Premier League Lepas!

"Pada saat itu, terkait vaksinasi Covid-19, saya secara pribadi sangat tidak yakin dan memiliki kekhawatiran serius. Saya sangat tidak percaya terhadap vaksin dan dipengaruhi rasa takut serta ketidakpastian," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |