Orang Indonesia Tak Lagi Tertarik Promo Cashback? Ini Faktanya! 

1 week ago 11

JAKARTA, iNews.id – Era berburu cashback tampaknya mulai bergeser. Survei terbaru Ipsos Indonesia menemukan bahwa masyarakat kini lebih mempertimbangkan keamanan dibandingkan promo saat memilih bank digital

Sebanyak 65 persen responden menilai keamanan menjadi faktor terpenting, sementara promo dan cashback dipilih oleh 54 persen responden.

 Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur

Baca Juga

Isu KUR di Jember, Ibrahim Assuaibi: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur

Temuan ini mengindikasikan adanya perubahan perilaku konsumen seiring semakin matangnya penggunaan layanan keuangan digital di Indonesia. Masyarakat kini tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek berupa insentif, tetapi juga mempertimbangkan keamanan dana dan keandalan layanan dalam jangka panjang.

Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla mengatakan, meningkatnya perhatian terhadap aspek keamanan menunjukkan bahwa konsumen semakin memahami berbagai risiko maupun manfaat dari layanan perbankan digital.

Dipanggil DPRD, Bank Jombang Sebut Nenek Ngatini 15 Kali Pinjam Uang hingga Rp100 Juta

Baca Juga

Dipanggil DPRD, Bank Jombang Sebut Nenek Ngatini 15 Kali Pinjam Uang hingga Rp100 Juta

"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data," kata Hansal Savla dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |