JAKARTA, iNews.id - Penggunaan biodiesel B50 mulai menjadi perhatian seiring rencana penerapannya sebagai bagian dari transisi energi nasional. Lantas, apakah kendaraan diesel yang menggunakan biodiesel B50 membutuhkan perawatan khusus?
Dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Dr Leopold Oscar Nelwan, mengatakan pada dasarnya campuran biodiesel berkadar tinggi masih dapat digunakan pada mesin diesel modern. Namun, kualitas bahan bakar menjadi faktor penting yang harus dijaga agar performa mesin tetap optimal.
Baca Juga
Tio Pakusadewo Siap Syuting Lagi meski Masih Pakai Kursi Roda
"Berbagai pengujian kendaraan menunjukkan campuran biodiesel berkadar tinggi masih dapat digunakan pada mesin diesel modern tanpa penurunan performa yang berarti selama ribuan kilometer pengujian," ujar Dr Leopold dalam keterangan tertulis dilansir Jumat (3/7/2026).
Meski begitu, dia menjelaskan biodiesel memiliki karakteristik berbeda dibandingkan solar fosil. Biodiesel tersusun atas ester asam lemak yang membuatnya lebih mudah menyerap air dari lingkungan dan lebih rentan mengalami oksidasi.
Baca Juga
Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas
Menurut Dr Leopold, proses oksidasi dapat menghasilkan peroksida, asam organik, dan gum yang berpotensi menurunkan kualitas bahan bakar. Sementara kandungan air dapat memicu hidrolisis, korosi, hingga pertumbuhan mikroorganisme apabila pengelolaannya kurang optimal.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































