JAKARTA, iNews.id - Contoh teks pidato halal bihalal lucu jadi salah satu hal yang dibutuhkan agar acara tersebut dapat berlangsung dengan meriah dan tidak membosankan.
Halal bihalal sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia setelah lebaran. Acara non formal satu ini biasanya diadakan baik di lingkungan keluarga, kompleks rumah, sekolah hingga kantor.

Baca Juga
Bolehkah Salat ketika Keluar Flek Cokelat sebelum Haid?
Pada acara tersebut, biasanya ketua panitia akan memberikan kata sambutan dalam bentuk pidato.
Adapun contoh teks pidato halal bihalal lucu berikut ini bisa jadi referensi dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (5/4/2025).
Baca Juga
Doa Halal Bihalal Idul Fitri 2025: Memohon Keberkahan dan Ampunan
Contoh Teks Pidato Halal Bihalal Lucu
1. Contoh 1
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Baca Juga
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 Keluarga yang Singkat tapi Berkesan
Alhamdulillahi rabbil alamin,
Allahumma shalli ala sayyidina muhammad. Amma ba’du.

Baca Juga
10 Contoh Undangan Halal Bihalal RT yang Simpel dan Berkesan
Selamat pagi semua.. semoga kita sehat selalu. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan sebuah pidato mengenai pentingnya menjaga tali silaturahmi.
Saya tahu, beberapa dari kita mungkin tidak begitu senang mendengar pidato, apalagi yang terlalu serius. Tetapi, kali ini semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi motivasi untuk mempererat tali persaudaraan kita selama ini.
Baca Juga
10 Contoh Undangan Halal Bihalal Idul Fitri 2025 Kantor dan Keluarga, Sopan dan Menarik
Hadirin sekalian,
Silaturahmi merupakan kata yang berasal dari Bahasa Arab, yaitu Shilay yang artinya sendiri hubungan, sedangkan ar-rahim memiliki arti kerabat.
Jadi, silaturahmi adalah suatu hubungan yang timbul karena rahim atau suatu hubungan kekerabatan yang terhubung melalui rahim yang sama.
Meski demikian, makna dari kata tersebut sangatlah luas, melainkan bukan hanya sekedar hubungan antar saudara dalam hubungan darah.
Dalam kita suci Al-quran Allah berfirman pada surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah saudara. Oleh karena itu, sebagai saudara seiman harus senantiasa menjaga tali persaudaraan, bukan begitu?
Hadirin yang berbahagia,
Marilah jadikan momen berkumpul pada acara halal bihalal hari ini sebagai momentum mempererat tali-tali persaudaraan, agar kiranya kami semua mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Sekian yang bisa saya sampaikan kali ini. Atas perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih dan saya akhiri.
Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum, wr. wb.
2. Contoh 2
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahil ladzii an’amanaa bini’matil iimaan wal islaam.
Sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wasohbihi aj-ma’iin, amma ba’du.
Beli bawang di pasar pakai kain satin
Kain satin belinya di pasar Senin
Pas pulang eh ketemu bang Mail
Mohon Maaf Lahir Batin
Halal Bihalal nggak boleh saling ngebatin
Tukang Mbatin itu hobinya ngupil
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas izin-Nya kita masih diberi nikmat iman, islam, sehat, dan kesempatan.
Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah limpah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW da seluruh, Aamiiin.
Ada sebuah hadis nabi yang diriwayatkan Imam Bazar dan Imam Hakim berbunyi,
"Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian buruk, maka hendaklah ia untuk bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahim."
Bapak, Ibu, Kakak, Adik saudara sekalian marilah kita semua menjadikan ajang Halalbiilahal kali ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, agar Allah Swt meridoi kita dan menggolongkan kita menjadi hambaNya yang bertakwa.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Ikan teri dimasak dengan pepaya
Rasanya enak luar biasa tiada dua
Demikian pidato singkat dari saya
Mohon maaf apabila banyak salah, karena saya hanya manusia bukan dewa
Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum, wr. wb.
3. Contoh 3
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Alhamdulillahi rabbil alamin,
Wabihi nasta’in ‘ala ‘umuriddunya waddin,
Washolatu wassalamu ’ala asrofil anbiya iwal mursalin wa ‘ala aalihi wasohbihi ajma’in,
Amma ba’du.
Pertama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat sehingga kita bisa kembali berkumpul diruangan ini dalam rangka mengikuti acara halal bihalal tanpa kendala sedikitpun.
Kedua, salam dan shalawat tidak lupa kita sanjungkan kepada Nabi kita Muhammad SAW yang telah berjasa mengantarkan agama Islam yang diterima Allah. Semoga kita bisa mendapatkan syafaat Nabi kita dan kembali dipersatukan di surga-Nya Allah SWT.
Pada pagi hari ini, di kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan sebuah pidato mengenai pentingnya menjaga tali silaturahmi dengan sesama. Hal ini agar ukhuwah kita menjadi lebih erat.
Saya tahu, beberapa dari kita mungkin tidak terlalu senang mendengar pidato, apalagi yang terlalu serius.
Tetapi, untuk kali ini semoga apa yang saya sampaikan hari ini bisa menjadi motivasi untuk mempererat tali persaudaraan kita selama ini.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Silaturahmi merupakan kata yang berasal dari Bahasa Arab, yakni Shilay yang artinya sendiri hubungan, sedangkan ar-rahim berarti kerabat.
Jadi, jika disimpulkan pengertian dari silaturahmi sendiri yaitu suatu hubungan yang timbul karena rahim atau suatu hubungan kekerabatan yang terhubung melalui rahim.
Meski demikian, makna dari silaturahmi sangatlah luas, bukan hanya sekedar hubungan antar saudara dalam hubungan darah saja.
Tetapi, setiap muslim didunia ini merupakan saudara, termasuk orang yang saat ini duduk disamping hadirin sekalian.
Hal ini sudah secara jelas diterangkan dalam Al-quran surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah saudara.
Oleh karena itu, sebagai saudara seiman harus senantiasa menjaga tali persaudaraan.
Hadirin sekalian.
Menjaga silaturahmi dengan saudara memiliki manfaat dan pahala yang sangat banyak.
Umat muslim yang menjaga hubungannya dengan saudara lainnya akan diluaskan rezekinya, dipanjangkan umurnya, dan dekat dengan khusnul khotimah.
Sebagaimana yang diterangkan dalam hadis yang berbunyi, ““Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahim.” (HR Imam Bazar, Imam Hakim).
Hadirin yang berbahagia,
Oleh karena itu, marilah jadikan momen kita berkumpul pada acara halal bihalal hari ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan kita agar kiranya mendapatkan ridho dari Allah SWT.
Saya kira itu saja, yang bisa saya sampaikan kali ini. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri.
Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum, wr. wb.
4. Contoh 4
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Wa bihi nasta’in ‘ala umuriddunya waddin, wash shalatu was salamu ‘ala asyrafil anbiya i wal mursalin, wa ‘ala aalihi wa ash-habihi ajma’in, amma ba’du.
Pertama dan yang paling utama, marilah kita bermunajat mengucapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT karena berkat nikmat-Nya lah sehingga kita bisa bersua dan berkumpul di ruangan yang insya Allah penuh barokah ini.
Kedua, salam dan juga shalawat berhias salam tiada henti kita panjatkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Semoga dengan seringnya bershalawat kita semua akan mendapatkan syafaat beliau ketika di hari kiamat nanti.
Hadirin sekalian,
Pada kesempatan yang penuh berkah ini alhamdulillah kita masih dalam suasana penuh damai setelah Ramadhan yaitu lebaran dan halal bihalal.
Lalu, yang menjadi pertanyaan apa itu halal bihalal? apakah di negara lain juga mengadakan acara yang serupa?
Para hadirin, dulu ketika Indonesia mulai goyah yang kala itu dipimpin oleh Bapak Presiden Pertama yaitu Soekarno, ia melihat carut marutnya elt politik dan penguasa dalam negara hingga akhirnya Soekarno memikirkan cara untuk menyatukan kembali anak bangsa melalui momen lebaran.
Maka, Soekarno meminta sesepuh Nahdlatul Ulama kala itu untuk menemukan kalimat yang cocok untuk mengumpulkan anak bangsa dan juga para ulama. Kemudian buatkanlah momen yang diberi nama halal bihalal.
Halal bihalal ini tentunya tidak lain adalah untuk mempersatukan kita kembali yang dulu terpisah diakibatkan karena jarak, yang dulu terpisah diakibatkan karena ada sedikit perbedaan dalam pemahaman, yang dulu memisahkan kita karena ada sedikit klees atau dan lain sebagainya.
Karena kita sebagai manusia pada dasarnya makhluk yang banyak salahnya, yang sering berdosa maka senantiasalah mengingatkan dengan cara bersilaturahmi supaya kita kembali menyatukan diri.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Di momen ini marilah kita sama-sama menginfakkan harta kita karena apa yang kita berikan di jalan Allah akan diganti lebih dari apa yang kita berikan.
Infaq tersebut kita berikan bagi orang yang membutuhkan, sebab barangsiapa yang menghibur saudaranya yang membutuhkan meski sedikit maka Allah akan menggantinya dengan memberikan pahala sama seperti pahanya orang yang sedang tertimpa musibah.
Di momen hari raya ini marilah kita buat saudara kita yang lainnya tersenyum.
Harta yang kita infaqkan hari ini akan bernilai pahala yang manfaatnya bisa dirasakan di hari akhir nanti. Harta yang kita simpan tidak akan berguna jika tidak kita infakkan.
Sebab ketika mati nanti, apapun yang kita miliki baik itu harta, anak, my heartnya tidak akan menjadi menolong melainkan amal ibadah kitalah selama di dunia.
Hadirin sekalian,
Itulah sedikit kata yang bisa saya sampaikan hari ini tentang pentingnya persatuan dengan saling membantu ke sesama. Akhir kata Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum, wr. wb.