Bantuan Sumur di Desa Sempulur Cukupi Kebutuhan Air di Tiga RT

1 day ago 7

Boyolali, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan bekerjasama dengan Bank Jateng melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Berbagai bentuk permasalahan warga diselesaikan satu-persatu. Seperti kebutuhan air bersih di beberapa wilayah, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga bantuan permodalan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Boyolali Agus Irawan meninjau langsung lokasi penerima bantuan sumur dalam di Desa Sempulur, Kecamatan Karanggede, Jumat (23/1/2026).

Pada kesempatan itu, Bupati Agus bersama Pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali, Umi Laila Sholichah menyerahkan secara simbolis bantuan pembuatan sumur dalam tersebut senilai Rp 50 juta.

Ditemui di lokasi, Bupati Agus menjelaskan, sumur dalam yang dibuat di desa tersebut sedalam 80 meter dan airnya mampu mencukupi kebutuhan warga di tiga RT, yang didalamnya terdapat kurang lebih 70 kepala keluarga (KK).

Pihaknya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Tak lupa, Bupati Agus juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah memberi bantuan CSR berupa sumur dalam ini.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih yang sudah luar biasa dengan CSR-nya dengan bantuannya, dan tentunya Bank Jateng selalu kolaborasi dengan kami Pemkab Boyolali untuk bisa mewujudkan Boyolali yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Salah seorang warga Desa Sempulur, Safrudin sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Boyolali dengan adanya bantuan ini.

Ia mengaku sangat terbantu dengan dibuatnya sumur dalam, karena masih banyak warga yang kekurangan air bersih saat musim kemarau tiba.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, nantinya air juga akan dimanfaatkan untuk pengairan sawah.

“Kami dari warga merasa terbantu, terutama dimusim kemarau, masih banyak warga yang kekurangan air bersih. Dan kemudian sebagian nanti untuk membantu pengairan pertanian, karena di wilayah kami mayoritas petani,” ujar Safrudin.

Sebagai informasi, jumlah total seluruh bantuan CSR Bank Jateng tahun 2025 adalah Rp 562 juta yang digelontorkan untuk 12 desa.

Selain Desa Sempulur, Desa Pengkol Karanggede juga menerima bantuan untuk BUMDes Bina Sejahtera sebesar Rp 50 juta.

Kemudian di Kecamatan Wonosegoro ada Desa Ketoyan yang menerima bantuan RTLH dua titik sebesar Rp 30 juta, Desa Bandung menerima bantuan RTLH tiga titik senilai Rp 45 juta, dan Desa Bolo dengan bantuan RTLH dua titik sebesar Rp 30 juta.

Selanjutnya Kecamatan Ampel ada Desa Tanduk yang menerima bantuan RTLH empat titik dengan jumlah Rp 60 juta dan Desa Ngenden menerima bantuan RTLH dua titik Rp 30 juta. Desa Tanjungsari Banyudono juga menerima bantuan RTLH dua titik sebesar Rp 30 juta.

Ada pula Desa Jagoan Sambi yang menerima bantuan RTLH di tiga titik sebesar Rp 45 juta, dan Desa Garangan Wonosamodro menerima bantuan RTLH enam titik sejumlah Rp 90 juta.

Kemudian Desa Samiran Selo menerima bantuan pipanisasi senilai Rp 52 juta, dan Desa Blagung Simo menerima bantuan sarana air bersih senilai Rp 50 juta. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |