Semarang, infojateng.id – Di bawah naungan Nawal Arafah Yasin, Posyandu Jawa Tengah dan PAUD Jateng terus melebarkan sayap.
Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, Posyandu dan PAUD Jateng menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip).
Langkah kolaborasi ini untuk mewujudkan kerjasama atau MoU yang sudah diteken Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dengan 44 Perguruan Tinggi di Jawa Tengah, diantaranya Undip.
“Hari ini kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah untuk mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu,” kata Nawal Arafah Yasin, yang juga Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, setelah audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Kampus Undip Tembalang, Jumat (23/1/2025).
Di hadapan Dekan Fakultas Psikologi Undip Semarang, Prof Dian Ratna Sawitri, Ning Nawal, panggilan akrabnya memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi, yang berfokus pada penguatan layanan Posyandu dan peningkatan kualitas PAUD di Jawa Tengah.
Ning Nawal mengungkapkan, alasan menggandeng Fakultas Psikologi Undip karena pihaknya membutuhkan kolaborasi dengan para pihak, termasuk akademisi, khususnya layanan kesehatan mental.
Pada kesempatan itu, Nawal membeberkan sejumlah peluang kolaborasi, yang bisa dilakukan kedua pihak.
Untuk Posyandu, meliputi penguatan kapasitas kader, penyuluhan dan rehabilitasi trauma paskabencana, layanan konseling atau pemulihan psikis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan.
Sedangkan untuk PAUD, Fakultas Psikologi Undip dapat memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas guru, tentang tumbuh kembang anak PAUD, kesehatan mental, penyuluhan orang tua tentang tumbuh kembang anak dan pengasuhan anak usia dini, serta pemulihan psiklogis bagi anak PAUD korban kekerasan atau bullying.
Menurut dia, layanan kesehatan mental ini relevan dengan permasalahan anak saat ini.
Di sisi lain, juga menjadi bagian dari inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), yang saat ini melayani bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
“Kita butuh sekali untuk bagaimana pembuatan modul, peningkatan kapasitas, kemudian di Posyandu nantinya paling tidak itu kita melakukan (menghadirkan) layanan kesehatan mental,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) itu.
Hasil pertemuan itu, menurutnya akan ditindaklanjuti melalui diskusi lanjutan hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jateng dengan Fakultas Psikologi Undip.
“Nanti kita akan melakukan asesmen terlebih dahulu secara konkretnya bagaimana, kita akan melakukan diskusi-diskusi lebih lanjut untuk kita tanda tangani PKS dengan Fakultas Psikologi Undip,” beber Nawal.
Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Undip, Dian Ratna Sawitri menyatakan kesiapan untuk mendukung penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah.
Dia berharap, terjalin kerja sama yang lebih erat, khususnya dalam bidang psikologi keluarga, kesehatan mental, psikologi perkembangan, pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Pihaknya juga siap menerjunkan SDM profesional, untuk pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu, pengelolaan siswa berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di daerah bencana, serta pendampingan anak di day care.
“Senang sekali Bu Nawal bisa hadir pada kegiatan ini bersama tim, ke depan kami harapkan terjalin kerja sama lebih erat,” harap Prof Dian Sawitri. (eko/redaksi)

3 hours ago
3

















































