Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang

3 hours ago 3

Keluarga Awak KM Rizki Mina 3 Terima Santunan dari PMI Batang

Petugas PMI saat menyerahkan bantuan kepada ahli waris awak KM Rizki Mina di Balai Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026). Dok. Diskominfo Batang - ()

Batang, infojaten.id – Sudah lebih dari tiga pekan berlalu sejak KM Rizki Mina 3 memutus kontak dengan daratan, namun bagi keluarga 14 awak kapal yang hilang, waktu seolah berhenti berputar.

Meski prosedur pencarian secara resmi telah melewati batas waktu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang dan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menolak untuk berpaling.

Di balik lembaran uang santunan yang diserahkan, tersirat sebuah pesan kuat bahwa ke-14 nelayan tersebut belum dilupakan oleh tanah kelahirannya.

Di tengah ketidakpastian yang menyesakkan, secercah kepedulian hadir untuk menguatkan hati para keluarga yang ditinggalkan.

PMI Kabupaten Batang melangkah maju untuk memberikan dukungan moral dan materiil bagi sanak keluarga korban.

Ketua PMI Batang Achmad Taufiq melalui Wakil Ketua Putut Husamadiman menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati atas musibah yang terjadi.

“Bantuan kapal yang hilang kita sementara kasih bantuan 14 orang sebesar 1 jutaan. Sementara karena sudah 40 hari jadi kita hanya memberikan tali asih uang duka,” kata Putut saat ditemui usai menyerahkan bantuan di Balai Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026).

Sebagai informasi, kapal milik Dulmukti ini awalnya bertolak dari Pelabuhan Perikanan PPI Klidang Lor dengan penuh harapan untuk mencari nafkah di Laut Utara Jawa.

Petaka mulai tercium saat pengurus kapal melaporkan putusnya kontak kepada DPC HNSI Batang pada 20 November 2025 lalu.

Dalam pencariannya, Basarnas Semarang bahkan mengerahkan KM SAR Sadewo untuk menyisir lokasi.

Namun, setelah delapan hari pencarian intensif yang berakhir pada 27 November, keberadaan kapal maupun awaknya masih nihil.

“Sebagian besar dari mereka merupakan warga Klidang Lor, Kabupaten Batang, yang kini namanya terus dilangitkan dalam doa oleh warga setempat,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan sebanyak 14 Anak Buah Kapal (ABK) belum diketemukan.

Berikut adalah daftar 14 pejuang nafkah yang hingga kini masih dalam pencarian:

  1. Rochidin (Nahkoda)
  2. Iskandar Zulkarnaen
  3. Ahmad Suko Utomo
  4. Casrozi
  5. Didik Hari Susaeni
  6. Fattachul Alim
  7. M Adi Setiyono
  8. Mochamamad Alimin
  9. Muhamad Mustachin
  10. Setiawan
  11. Wachdi
  12. Wahaji
  13. Wahib Leksono
  14. Yus Tasqol Qhomam

(eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |