Bekali Guru Hadapi Era AI, Mafindo dan KKM 03 Grobogan Gelar Pelatihan Literasi Digital

6 days ago 15

Grobogan, infojateng.id  – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 03 yang meliputi Kecamatan Grobogan, Brati, dan Klambu menggelar kegiatan implementasi pelatihan AI Ready ASEAN secara luring di Kampung Sawah Krangganharjo Toroh pada Sabtu, (27/12/2025)

Kegiatan tersebut sebagai langkah strategis guna membekali para guru dengan kompetensi menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan Artifisial Intelligence (AI). Acara yang merupakan hasil kemitraan ASEAN Foundation dan Google.org ini berfokus pada peningkatan literasi digital dan kesiapan pendidik di era teknologi berbasis AI.

Program AI Ready ASEAN yang digelar di sepuluh negara ASEAN menargetkan pemberdayaan lebih dari 5,5 juta warga dalam penguasaan keterampilan kecerdasan artifisial (AI), dengan menggandeng sejumlah Learning Implementation Partner (LIP) di Indonesia seperti MAFINDO, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, dan Bebras guna memperluas akses pelatihan serta meningkatkan literasi dan kompetensi AI masyarakat secara merata.

MAFINDO dengan dukungan ASEAN Foundation menjalankan program AI Ready ASEAN untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat tentang kecerdasan artifisial (AI), melalui pelatihan bagi empat kelompok sasaran utama—pemuda, orang tua, pendidik, dan master trainer—agar memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar AI yang relevan dengan perkembangan teknologi di era digital.

Materi pelatihan mencakup empat kategori utama, yaitu AI Fundamental, AI Usage & Implementation, AI Ethic, Privacy & Security, serta Teaching About AI, yang didukung akses Learning Management System (LMS) agar pembelajaran berlangsung fleksibel, interaktif, dan berkelanjutan.

Koordinator Wilayah Mafindo Grobogan, Ida Rahma, menegaskan bahwa kegiatan ini berperan strategis dalam menyiapkan para pendidik menghadapi tantangan sekaligus peluang di era digital. Menurutnya, pemahaman tentang kecerdasan artifisial tidak hanya membekali guru dengan pengetahuan cara kerja teknologi cerdas, tetapi juga mendorong penguatan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan etis dalam memanfaatkan AI sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami konsep dasar kecerdasan artifisial, penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, serta dampaknya di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial,” ungkapnya.

Ketua KKM 03 Ali Marsudi menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada para guru di wilayahnya untuk mengenal serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

“Saya selaku Ketua KKM 03 mendukung sepenuhnya kegiatan yang diselenggarakan oleh Asean Foundation dalam Program Al Ready Asean. Ucapan terimakasih atas ruang dan kesempatan yang diberikan kepada para guru untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Dikarenakan program ini sejalan dengan program Koding Kecerdasan Artifisial dan Pembelajaran Mendalam,” ujarnya. (Redaksi).

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |