
Diskarpus Jepara memfasilitasi upaya penguatan literasi anak usia sekolah dasar melalui program kokurikuler, bertajuk “Petualangan Literasi Seru” di Perpusda setempat, Kamis (8/1/2026). - ()
Jepara, infojateng.id – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara memfasilitasi upaya penguatan literasi anak usia sekolah dasar (SD).
Kegiatan tersebut digelar melalui program kokurikuler, bertajuk “Petualangan Literasi Seru” di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Jepara, Kamis (8/1/2026).
Program ini diikuti siswa SD Negeri 2 Krapyak, Kecamatan Tahunan. Kegiatan dilaksanakan pada awal semester dua tahun ajaran berjalan.
Kepala Diskarpus Jepara Edy Sujatmiko, mengatakan perpustakaan daerah terbuka sebagai ruang belajar alternatif.
Ia menilai kolaborasi dengan sekolah penting untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
“Literasi harus dikenalkan dengan cara yang menyenangkan agar anak betah membaca,” ujar Edy.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca.
Perpusda juga menjadi ruang aktivitas edukatif bagi anak. Pendekatan ini dinilai relevan di tengah tantangan literasi pada era digital.
Guru SD Negeri 2 Krapyak, Andarini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kokurikuler di awal semester dua.
Program ini dirancang sebagai transisi suasana pembelajaran dari tahun 2025 menuju 2026.
Program kokurikuler, merupakan aktivitas pendukung pembelajaran yang dilaksanakan di luar kelas untuk memperkuat materi intrakurikuler.
Lebih lanjut Andarini mengatakan, kegiatan kokurikuler tersebut terintegrasi dengan seluruh mata pelajaran di jenjang sekolah dasar. Seluruh siswa dilibatkan dalam program literasi ini.
“Kami mengambil tema ‘Petualangan Literasi Seru’ untuk menguatkan kembali kesadaran literasi di era digital. Salah satu strateginya melalui penguatan minat baca berbasis buku offline,” kata Andarini.
Ia menambahkan, sekolah menilai peningkatan intensitas literasi siswa masih perlu didorong. Perkembangan teknologi digital dinilai turut memengaruhi kebiasaan membaca anak.
Kegiatan kala itu, dilaksanakan dalam dua sesi secara bergantian. Siswa kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti senam, permainan edukatif, dan menonton film yang dipandu petugas Perpusda Jepara.
Sementara siswa kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan membaca buku di lantai dua perpustakaan. Mereka juga dikenalkan pada pengoperasian komputer sebagai bagian dari literasi dasar. (eko/redaksi)

1 week ago
22

















































