Posyandu Jepara Kini Layani 6 SPM Sekaligus, Ini Rinciannya

22 hours ago 5

Jepara, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Tim Pembina Posyandu terus mendorong transformasi layanan dasar masyarakat.

Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di belasan lokasi percontohan.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, menegaskan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi sekadar tempat menimbang balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan dasar yang terpadu.

“Posyandu hari ini telah bertransformasi menjadi simpul layanan dasar masyarakat. Melalui Posyandu 6 SPM, kita memperluas layanan pada enam bidang sekaligus, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Inilah wajah baru Posyandu yang dekat, terpadu, dan solutif,” tutur Laila, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, pendampingan Posyandu 6 SPM dilaksanakan pada 15 lokasi percontohan yang tersebar di 15 kecamatan yang dimulai sejak 21 Januari 2026.

Kegiatan dilakukan melalui advokasi, sosialisasi, serta simulasi layanan agar Posyandu mampu menjalankan fungsi pelayanan lintas sektor.

“Posyandu pilot project ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi Posyandu lain di Jepara, sehingga standar pelayanan minimal bisa benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dalam implementasinya, TP Posyandu Kabupaten Jepara mengembangkan berbagai inovasi lintas SPM.

Pada bidang pendidikan terdapat program SELARAS JEPARA (Setahun Lebih Awal, Untuk Generasi Emas Jepara) sebagai upaya penguatan kualitas generasi sejak dini.

Di bidang kesehatan, dikembangkan inovasi PESONA DATUK untuk pencegahan stunting dan anemia berbasis daun katuk, SEHATI (Skrining, Edukasi, Holistik, Antisipasi, Tindak Lanjut dan Integrasi), serta SAPU SAKTI (Satu Posyandu Satu Kader TB).

Sementara pada bidang pekerjaan umum, terdapat program PROMASEH (Program Sanitasi Sehat), PROASIH LAKONI (Program Air Bersih Layak Konsumsi), MULUS LANCAR (Infrastruktur Mulus Ekonomi Lancar), dan SIJARI (Sistem Jaringan Irigasi) yang menitikberatkan pada edukasi jaringan irigasi bagi masyarakat.

Untuk bidang perumahan rakyat, TP Posyandu mengusung MAMIKU LANGSING (Mari Makan Ikan untuk Mengurangi dan Menghilangkan Stunting), TOSAYUR yang memadukan tanaman obat keluarga dan sayuran, serta HUJAN BERSERI (Hunian, Jamban, Lingkungan Bersih Sehat Rapi Indah).

Di bidang ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibumlinmas), hadir inovasi SLIRA (Sistem Informasi dan Layanan Perlindungan Masyarakat Jepara), KADARNA (Keluarga Sadar Bencana), DEDI GAGAH (Deteksi Dini Gangguan dan Pencegahan Trantib), serta SALINMASE (Sayangi dan Lindungi Masyarakat beri Edukasi).

Sedangkan pada bidang sosial, dikembangkan program JEPARA CARE untuk bantuan dan pemberdayaan warga kurang mampu, disabilitas, lansia, serta kelompok rentan, MADU KASIH (Mari Datang ke Posyandu, Adukan Masalah Dapatkan Solusi), dan JEMPOL PANDU (Jemput Bola Penyandang Disabilitas Untuk Mendapatkan Layanan Posyandu).

Melalui pendampingan Posyandu 6 SPM ini, Pemkab Jepara berharap Posyandu benar-benar menjadi pusat pelayanan masyarakat yang adaptif, menyeluruh, dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata dari hulu ke hilir. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |