Sukseskan Program MBG, Pemkab Sragen dan Muhammadiyah Bersinergi

1 day ago 7

Sragen, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yakni melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pilangsari, Kecamatan Gesi, yang dikelola oleh Yayasan Persyarikatan Muhammadiyah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen, Suroto, baru-baru ini.

Diketahui, SPPG Pilangsari telah beroperasi sejak Desember 2025, dan saat ini melayani sebanyak 1.851 penerima manfaat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, Ali Rosyidi, menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya SPPG Pilangsari Gesi, yang melengkapi ikhtiar Muhammadiyah dalam mendukung program strategis nasional MBG.

Ia menjelaskan SPPG Pilangsari Gesi merupakan salah satu dari delapan SPPG yang dikelola Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Sragen, di antaranya berada di Kecamatan Gesi, Tangen, Sukodono, Tangkil, dan Sragen Tengah.

Menurut Ali Rosyidi, keterlibatan Muhammadiyah dalam program MBG merupakan wujud nyata komitmen persyarikatan untuk membantu pemerintah dan Presiden, dalam menjalankan program yang berdampak luas bagi masyarakat.

Selain meningkatkan pemenuhan gizi, keberadaan SPPG juga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, mulai dari keterlibatan relawan hingga perputaran ekonomi lokal melalui petani pisang, buah-buahan, dan sayuran dari masyarakat sekitar.

“Ini energi yang sangat baik. Jika dikelola dengan minim kesalahan, akan menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sragen,” ujarnya.

Ia menambahkan, SPPG turut membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui ekosistem yang saling bersinergi, dengan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

.Ali Rosyidi juga menegaskan, dari perspektif Persyarikatan Muhammadiyah, pelaksanaan MBG harus ditempatkan dalam filosofi gerakan fikih Al-Ma’un, yang menekankan semangat berbagi dan keberpihakan kepada kaum dhuafa.

Seluruh potensi, baik material, intelektual, maupun spiritual, ditasharrufkan untuk kemaslahatan bersama.

“Tidak hanya tubuh anak-anak yang akansehat, tetapi program ini juga sangat menguntungkan untuk pengembangan ekosistem sosial dan ekonomi. Muhammadiyah siap ikut menyukseskannya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sragen Suroto menyampaikan apresiasi atas amanah dan peran aktif Muhammadiyah dalam mendukung pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sragen.

Ia mengutip Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 yang menegaskan filosofi penyelenggaraan MBG, sebagai salah satu upaya utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui optimalisasi pemenuhan gizi nasional.

Menurutnya, program MBG memiliki peran strategis seiring dengan visi Indonesia Emas, sehingga persiapan generasi yang tangguh dan berkualitas menjadi sebuah keharusan.

Ia menegaskan bahwa sasaran program MBG meliputi ibu hamil, ibu menyusui, batita dan balita, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat seperti Muhammadiyah, kami optimistis program MBG di Kabupaten Sragen dapat berjalan optimal, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Suroto. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |