Demokrat Soroti Jutaan Suara Tak Terwakili, Usul Skema Dapil Nasional

3 hours ago 2

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum DPP Partai DemokratDede Yusuf Macan Effendi menyoroti potensi jutaan suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi akibat penerapan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT). Menurutnya, fokus Demokrat saat ini bukan memperdebatkan besar kecilnya persentase ambang batas parlemen, melainkan bagaimana suara pemilih tetap terwakili.

"Kalau Demokrat sedang mengkaji, bukan soal persennya. Tapi soal berapa banyak suara rakyat yang nanti hangus kalau konsepnya hanya PT persen," ucap Dede kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

Wacana Ambang Batas Parlemen 5%, Gerakan Rakyat Soroti 17,3 Juta Suara Tak Terwakili

Baca Juga

Wacana Ambang Batas Parlemen 5%, Gerakan Rakyat Soroti 17,3 Juta Suara Tak Terwakili

Dede menyinggung penerapan PT pada Pemilu 2024 yang berada di angka 4 persen. Dia menyebut, terdapat sekitar 17 juta suara yang tidak terkonversi menjadi kursi.

Sementara pada Pemilu 2009, ketika ambang batas parlemen berada di angka 2,5 persen, jumlah suara yang tidak menghasilkan kursi disebut mencapai sekitar 19 juta. Data KPU mencatat PT 2,5 persen memang berlaku dalam penentuan kursi DPR pada Pemilu 2009.

Danantara Buka Suara soal Rencana Kuasai 40% Saham BEI

Baca Juga

Danantara Buka Suara soal Rencana Kuasai 40% Saham BEI

Atas dasar kekhawatiran tersebut, Dede mengatakan Demokrat sejak awal telah mengusulkan konsep alternatif yang disebut Dapil Nasional (national pool).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |