Jambret Sadis Tewaskan ASN di Surabaya Ditangkap, Ternyata Komplotan Pasutri

7 hours ago 1
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menangkap komplotan jambret sadis yang menewaskan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Setelah buron selama satu bulan, sang eksekutor ambruk setelah kakinya ditembus timah panas petugas karena nekat melawan saat ditangkap. 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap tiga orang. Komplotan ini ternyata masih satu keluarga, bahkan melibatkan pasangan suami istri (pasutri). 

Viral WNA jadi Korban Jambret di Pasar Baru Jakpus, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Baca Juga

Viral WNA jadi Korban Jambret di Pasar Baru Jakpus, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Pelaku utama sekaligus eksekutor berinisial N (22), warga Dupak Bandarejo, Surabaya, terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas. N mencoba melawan dan kabur saat disergap di tempat persembunyiannya. 

Kini, N bersama dua pelaku lain yang merupakan pasutri telah dijebloskan ke sel tahanan Polrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka. 

Viral Detik-Detik Jambret di Sidoarjo Tarik Tas Pemotor Hingga Jatuh Tersungkur

Baca Juga

Viral Detik-Detik Jambret di Sidoarjo Tarik Tas Pemotor Hingga Jatuh Tersungkur

Tragedi memilukan ini terjadi di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, tepat di depan pintu keluar sisi utara-timur mal Grand City. Korban, seorang perempuan berinisial W, saat itu tengah mengendarai sepeda motor seorang diri. 

Tanpa disadari, korban dibuntuti oleh dua pelaku yang berboncengan. Setibanya di lokasi yang dirasa sepi, pelaku langsung memepet motor korban dan menarik tas miliknya secara paksa. 

"Para pelaku ini bermodus berkeliling kota menggunakan sepeda motor untuk mencari pengendara, khususnya perempuan, yang melintas sendirian. Sasaran utama mereka adalah tas dan barang berharga," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Senin (6/7/2026). 

Dari penangkapan komplotan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial mulai dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, tas milik korban, kartu identitas, kartu ATM, hingga pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi. 

Kepergian W menyisakan duka mendalam dan pukulan telak bagi pihak keluarga. Kakak korban, Isnaini, tak kuasa menahan kesedihan mengingat adiknya adalah sosok harapan dan tumpuan hidup keluarga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |