MALUKU, iNews.id - Bripka Husni Abdullah yang menjabat sebagai Ps Kanit Intel Polsek Wahai gugur saat meredam bentrok warga Desa Sawai dan Desa Rumaolat, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Atas jasa dan pengorbanannya, almarhum mendapat kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta.
Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini diberikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jenazah almarhum juga dimakamkan secara kedinasan kepolisian di TPU Kampung Jawa, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (4/4/2025).

Baca Juga
Gugur saat Redam Bentrok Warga di Maluku Tengah, Aipda Anumerta Husni Abdullah Dimakamkan
Pemakaman dilakukan jajaran Polres Maluku Tengah sebagai bentuk penghormatan terakhir dan penghargaan atas jasa serta pengabdian almarhum.
"Sebelum dimakamkan, almarhum telah diberikan penghargaan oleh Polri berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Bripka ke Aipda," ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Areis Aminnulla, Jumat (4/4/2025).

Baca Juga
Identitas Polisi Tewas di Lokasi Bentrokan Berdarah Maluku Tengah, Bripka Husni Abdullah
Penghargaan kenaikan pangkat diberikan kepada almarhum karena jasanya yang begitu besar. Almarhum sebagai anggota Polri rela berkorban nyawa hanya untuk menghentikan konflik yang terjadi antarwarga.
"Bapak Kapolda menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga almarhum dapat
diberikan kekuatan dan kesabaran dari Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

Baca Juga
Kronologi Bentrokan Berdarah di Maluku Tengah, Berawal Pemukulan Terhadap Sopir
Editor: Donald Karouw