Lagi, 3 Warga AS Tewas akibat Penyakit Misterius yang Juga Renggut Nyawa Istri Gene Hackman

21 hours ago 4

LOS ANGELES, iNews.id - Penyakit misterius yang merenggut nyawa Betsy Arakawa, istri aktor Hollywood Gene Hackman, kembali memakan korban. Tiga warga Kota Mammoth Lakes, California, tewas akibat serangan virus yang sama.

Arakawa ditemukan meninggal dunia bersama Hackman di kediaman mereka, New Mexico, pada 26 Februari 2025. Hasil pemeriksaan mengungkap Arakawa positif hantavirus atau meninggal akibat sindrom paru, sementara Hackman negatif. Kematian Arakawa akibat penyakit langka itu menjadi sorotan di AS. Temuan terbaru di California semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan pejabat kesehatan.

Qatargate Guncang Israel, 2 Ajudan Netanyahu Ditangkap

Baca Juga

Qatargate Guncang Israel, 2 Ajudan Netanyahu Ditangkap

Pihak berwenang membutuhkan waktu 2 pekan untuk mengungkap misteri kematian Arakawa hingga memastikan terserang hantavirus.

Otoritas Kesehatan Masyarakat Mono County, wilayah tempat Mammoth Lakes berada, mengonfirmasi tiga kasus kematian hantavirus pekan ini.

Menyedihkan, Aktor Legendaris Gene Hackman dan Istri Ditemukan Tewas bersama Anjing Kesayangan

Baca Juga

Menyedihkan, Aktor Legendaris Gene Hackman dan Istri Ditemukan Tewas bersama Anjing Kesayangan

"Terjadinya tiga kasus dalam waktu singkat membuat saya khawatir," kata Tom Boo, Kepala Dinas Kesehatan Masyarakat Mono County, seperti dikutip dari The New York Post, Minggu (6/4/2025).

Hantavirus ditularkan melalui kontak dengan feses, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi. Penularan paling sering terjadi melalui partikel udara yang terkontaminasi.

Mengenal Hantavirus yang Hebohkan China, Jangan Anggap Sepele

Baca Juga

Mengenal Hantavirus yang Hebohkan China, Jangan Anggap Sepele

Dinas Kesehatan Masyarakat Mono County menjelaskan, satu kasus paparan hantavirus kemungkinan besar disebabkan saat korban menyedot kotoran hewan pengerat dari saluran di rumahnya. Meski demikian tidak ada bukti infeksi tikus dalam kasus terbaru ini. Kondisi tersebut semakin mempersulit upaya untuk lebih memahami hantavirus.

Seain itu, kasus infeksi biasanya terjadi pada akhir musim semi atau musim panas. Sementara itu tiga kasus kematian terbaru ini, serta Arakawa, terjadi pada awal tahun yakni musim dingin atau memasuki musim gugur. Kondisi tersebut semakin membuat hantavirus semakin misterius.

Heboh Hantavirus, Virus Mematikan yang Picu Kekhawatiran Baru di China

Baca Juga

Heboh Hantavirus, Virus Mematikan yang Picu Kekhawatiran Baru di China

"Kami tidak memiliki gambaran yang jelas tentang di mana orang dewasa ini mungkin tertular virus tersebut," kata Boo.

Virus hantavirus tergolong langka, namun mematikan. Satu dari tiga orang yang terpapar atau sekitar 30 persen penderita meninggal.

Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyaki AS mengungkap sebanyak 20 hingga 50 orang tertular hantavirus setiap tahun di AS.

Editor: Anton Suhartono

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |