KUTAI BARAT, iNews.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan sekumpulan warga mendatangi kawasan Bandara Melalan, Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur.
Kelompok yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Massa Seribu Gong tersebut datang dengan narasi menolak sekaligus hendak menghadang kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS).
Baca Juga
Ceramah di Mabes Polri, UAS: Ketulusan Lebih Penting daripada Mengejar Opini Publik
Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi serta keresahan di tengah masyarakat netizen.
Menyikapi beredarnya video tersebut, Polres Kubar menegaskan bahwa narasi yang menyebutkan adanya pengadangan terhadap UAS saat tiba di Bandara Melalan adalah hoaks atau tidak benar.
Baca Juga
Viral Netizen Bandingkan Adab Gus Miftah dan Video Lawas UAS Bersama Penjual Es Teh
Polisi memastikan seluruh rangkaian kegiatan UAS selama dua hari di Kutai Barat mendapat pengawalan ketat dan berjalan dengan aman, lancar, serta kondusif tanpa hambatan berarti.
Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu menegaskan, sejak menapakkan kaki di bandara hingga bergeser ke lokasi acara, UAS sama sekali tidak mengalami intimidasi atau pengadangan fisik.
Dia menjelaskan, kendaraan yang sempat didekati atau menjadi sasaran riuh oleh aksi massa di area bandara tersebut bukan mobil yang ditumpangi UAS.
"Informasi (penghadangan UAS) tersebut tidak benar. Sejak Ustaz Abdul Somad tiba di Bandara Melalan hingga menuju lokasi tablig akbar, rombongan beliau mendapatkan pengawalan melekat dari aparat kepolisian dan TNI," kata AKBP Boney Wahyu, Senin (6/7/2026).
Berkat kesiapsiagaan aparat keamanan, seluruh agenda dakwah ulama asal Riau tersebut di Kutai Barat sukses digelar tanpa ada gangguan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































