JAKARTA, iNews.id -Danantara berencana menyuntikkan dana sebesar Rp456 miliar ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk menuntaskan masalah proyek hunian apartemenLRT City yang terhenti pengerjaannya. Langkah intervensi finansial ini disiapkan untuk memulihkan hak sekitar 2.000 lebih konsumen yang hingga kini belum memperoleh kepastian penyerahan unit hunian.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan kucuran dana penyehatan tersebut akan disalurkan melalui skema penyertaan modal demi memastikan proyek dapat segera diselesaikan secara tuntas.
Baca Juga
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Tarif Rp5.000 sampai Oktober
"Akan ada bentuknya equity injection untuk penyelesaian. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp456 miliar," ujar Dony kepada awak media dalam Danantara Housing Expo, di Jakarta, dikutip Jumat (28/8/2026).
Dony menekankan komitmen penuh Danantara untuk menyelesaikan persoalan ini, mengingat entitas korporasi tidak boleh merugikan masyarakat luas. Terkait polemik tersebut, Dony telah memanggil langsung jajaran manajemen Adhi Karya selaku pengembang proyek dan memerintahkan secara tegas agar tidak merugikan hak-hak pembeli.
Baca Juga
Pramono Buka Opsi LRT Jakarta Tembus Bandara Soekarno-Hatta Lewat PIK 2
"Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang rumah pertama. Itu zalim namanya," ujar Dony.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































