JAKARTA, iNews.id – Abu vulkanik dari erupsiGunung Anak Krakatau kini terpantau mencapai sejumlah wilayah Jabodetabek. Fenomena ini mungkin terasa mengejutkan karena jarak Gunung Anak Krakatau dengan Jakarta cukup jauh.
Lantas, bagaimana abu vulkanik bisa terbang sejauh itu? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini.
Baca Juga
Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!
Cara Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk ke Jabodetabek
Jawabannya ada pada ketinggian kolom erupsi, ukuran partikel abu, dan arah angin di atmosfer.
Berdasarkan analisis citra satelit pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga
Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!
Salah satu klaster berada hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Jalur ini mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































