JAKARTA, iNews.id - Bukan cuma bikin stres, kebiasaan overthinking atau berpikir negatif secara berulang juga dikaitkan dengan perubahan pada otak. Pola pikir negatif yang terus berulang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif serta sejumlah penanda biologis yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.
Hal ini diungkap dokter Adam Prabata melalui akun X. Dia membagikan hasil penelitian yang meneliti hubungan repetitive negative thinking (RNT) dengan perubahan kemampuan kognitif dan penanda biologis Alzheimer.
Baca Juga
Curi Kenari Scotch Fancy Seharga Rp3 Juta, Pria di Bantul Ditangkap Polisi
“Sering berpikir negatif bisa berujung pada penurunan kemampuan otak,” tulis Adam dalam unggahannya.
Adam menjelaskan, orang yang cenderung memiliki pola pikir negatif secara berulang dapat memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kemampuan otak. Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan risiko depresi dan kecemasan.
Baca Juga
Apa Kabar Bisnis Mixue di Indonesia? Cek Infonya di Sini!
Kemampuan otak yang terdampak dalam penelitian mencakup fungsi kognitif secara keseluruhan, termasuk memori.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































