JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog menyiapkan strategi untuk membantu menstabilkan harga beras premium di pasaran. Adapun, Bulog akan menerapkan skema intervensi melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Premium.
Rencana ini akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Selasa (1/9/2026).
Baca Juga
Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, selama ini Bulog memiliki instrumen intervensi harga melalui beras medium. Namun, instrumen tersebut dinilai belum cukup untuk mengendalikan harga beras premium.
"Kami mungkin besok hari Selasa akan melaksanakan rakortas jam 16.00 di Kementerian Pangan, mudah-mudahan juga akan membahas terkait dengan banyak masalah beras yang strategis terkait dengan masalah beras premium, upaya kami bagaimana bisa menstabilkan harga beras premium," kata Rizal kepada wartawan di Karawang, Senin (31/8/2026).
Baca Juga
Indonesia Segera Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Tahap Awal Kirim 1.000 Ton
Menurutnya, Bulog selama ini menghadapi kendala dalam melakukan intervensi terhadap harga beras premium. Karena itu, Bulog mengusulkan pembahasan skema intervensi tersebut dalam rakortas.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































