JAKARTA, iNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, pengendalian internal, serta struktur permodalan untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN dan penciptaan nilai jangka panjang dalam ekosistem Danantara Indonesia.
Baca Juga
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BNI Galakkan Pelestarian Lingkungan dan Ekonomi Pesisir
Salah satu penguatan fundamental itu diwujudkan melalui penerbitan instrumen Additional Tier 1 atau AT1 senilai 700 juta dolar AS di pasar internasional.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tata kelola perusahaan yang baik bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan fondasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga
Hari Anak Nasional, BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting
"Sebagai bagian dari BUMN, BNI terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, efektivitas pengendalian internal, kapabilitas digital, dan struktur permodalan agar fundamental perusahaan semakin kuat, dikelola secara profesional, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan nasional," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































