JAKARTA, iNews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan sistem Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Indonesia kini harus memiliki standar yang jelas dan tidak boleh berjalan tanpa arah. Dia memastikan setiap program latihan akan disusun berdasarkan kebutuhan cabang olahraga dan target kejuaraan.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick saat pelepasan Kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Menurut dia, pemerintah ingin tata kelola pembinaan olahraga semakin terukur agar prestasi atlet Indonesia meningkat.
Baca Juga
Momen Prabowo Lepas Kontingen RI ke Asian Games 2026, 432 Atlet Siap Bertanding
Erick menyebut dukungan Presiden Prabowo Subianto telah membawa perubahan dalam sistem pembinaan olahraga nasional. Salah satu fokus utama adalah membuat program Pelatnas memiliki spesifikasi berbeda sesuai dengan level kompetisi yang dihadapi atlet.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), sekarang yang namanya Pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games. Tidak ada lagi Pelatnas yang hanya sebagai payung saja,” ujar Erick.
Baca Juga
Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games: Jangan Pelit, Kalau Baik Beri Penghormatan!
Setiap Cabor Punya Indeks dan Target Berbeda
Erick menjelaskan setiap cabang olahraga kini memiliki parameter dan indikator masing-masing. Sistem tersebut dibuat agar persiapan atlet lebih fokus serta sesuai dengan kebutuhan kompetisi yang akan diikuti.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































