FLORES, iNews.id - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space (TLS) atau ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak bencana gempa Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Bencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan haknya mendapatkan pendidikan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tetap dapat belajar dengan aman dan layak, sekaligus memberikan dukungan kepada madrasah yang terdampak,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga
Rumah Rusak akibat Gempa NTT Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
Data sementara menunjukkan ada 72 madrasah yang terdampak bencana. Untuk tahap awal, bantuan disalurkan kepada 15 madrasah dengan kondisi kerusakan terparah.
Sebanyak 16 TLS disiapkan sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung. Sementara 1.000 school kit disalurkan untuk mendukung kebutuhan belajar peserta didik yang terdampak.
Baca Juga
Gempa Bumi M5,4 Guncang Pulau Puah Sulteng Dini Hari Tadi, Dirasakan hingga Gorontalo
Kemenag membangun 72 ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak gempa Flores NTT. (Foto: ist)Suyitno mengatakan, dukungan terhadap madrasah terdampak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah bencana.
Dikatakannya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara bertahap.
“Kita ingin memastikan madrasah yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran. Bantuan ini diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara bertahap,” tuturnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































