JAKARTA, iNews.id – Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pagi. Letusan terjadi pukul 07.10 WIB, namun tinggi kolom erupsi tidak teramati.
Petugas pengamatan gunung api, Rioboniek Situmorang, melaporkan erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 50 milimeter. Aktivitas erupsi berlangsung selama 16 detik.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Selimuti Sejumlah Wilayah Pringsewu
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 07:10 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati," tulis Badan Geologi, Minggu (6/9/2026).
Data aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut menjadi dasar bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga maupun pengunjung di sekitar kawasan diminta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan.
Baca Juga
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
Aktivitas juga dilarang dilakukan dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga
Dentuman Misterius Terdengar di Bandung, Benarkah dari Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Editor: Donald Karouw
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































