JAKARTA, iNews.id - Gunung Semeru, Jawa Timur mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.400 meter atau 1,4 kilometer (km), Sabtu (4/7/2026), pukul 06:08 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga sekitar untuk mewaspadai Awan Panas Guguran (APG).
PVMBG melaporkan, saat erupsi kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah selatan.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 17 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” tulis PVMBG dalam keterangan tertulis.
Baca Juga
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Disertai Hujan Abu
Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.
Baca Juga
Gunung Dukono Erupsi, PVMBG Minta Warga Tidak Beraktivitas dalam Radius 4 Km
PVMBG turut meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
“Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” tulis PVMBG.
Baca Juga
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 600 Meter
Editor: Aditya Pratama
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































