JAKARTA, iNews.id - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah diperpanjang hingga 14 September 2026. Hal itu setelah upaya penyemaian awan berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama pemerintah akan melanjutkan OMC mulai 5 hingga 14 September 2026. Pelaksanaan operasi mendapat dukungan pembiayaan dari Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca Juga
Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat Hadapi Karhutla di Jambi, Ada Potensi Hujan 10-15 September
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan, analisis kondisi atmosfer terus dioptimalkan untuk menentukan keberadaan awan potensial yang dapat disemai menggunakan bahan garam.
“Penyemaian awan dilakukan di area lahan gambut yang terdeteksi hotspot untuk mengurangi titik panas dan memperbaiki kualitas udara akibat pekatnya kabut asap,” ujar Seto di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga
September Jadi Puncak Karhutla, Pemerintah Maksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Water Bombing
OMC di Kalimantan Barat sebelumnya berlangsung pada 22 Agustus hingga 4 September 2026. Operasi tersebut didanai Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































