Kebiasaan Bangun Kesiangan Lewat Jam 08.00 Pagi Tingkatkan Risiko Kematian

2 weeks ago 23

JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan bangun kesiangan hingga melewati pukul 08.00 pagi ternyata perlu mendapat perhatian. Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, mengungkap penelitian yang menemukan adanya hubungan antara kebiasaan bangun terlalu siang dan peningkatan risiko kematian.

Hal tersebut disampaikan dr Adam melalui utas di akun Threads miliknya. Dia membahas penelitian berjudul Association of sleep timing with all-cause and cardiovascular mortality: the Sleep Heart Health Study and the Osteoporotic Fractures in Men Study yang menganalisis hubungan waktu tidur dengan risiko kematian.

Timnas Basket Indonesia Dapat Kabar Buruk Jelang Asian Games 2026

Baca Juga

Timnas Basket Indonesia Dapat Kabar Buruk Jelang Asian Games 2026

Menurut dr Adam, penelitian tersebut menemukan bahwa bukan hanya tidur terlalu malam yang berkaitan dengan risiko kesehatan, tetapi juga kebiasaan bangun terlalu siang.

"Hasil menarik lainnya adalah kebiasaan bangun telat (di atas jam 08:00) juga meningkatkan risiko kematian hingga 39 persen lebih tinggi," kata dr Adam.

Dituduh Lakukan Pelecehan, Dokter Muhammad Iqbal Berdalih Masalah Pribadi Bukan Profesi

Baca Juga

Dituduh Lakukan Pelecehan, Dokter Muhammad Iqbal Berdalih Masalah Pribadi Bukan Profesi

Temuan tersebut menjadi perhatian karena sebagian orang memiliki kebiasaan menggeser waktu tidur dan bangun, terutama akibat aktivitas pada malam hari. Pola tersebut kemudian membuat seseorang terbiasa tidur lebih lama hingga pagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |