Kronologi Kecelakaan Beruntun Truk Kontainer Rem Blong di Jombang Tewaskan 2 Orang

4 hours ago 2

JOMBANG, iNews.id – Polisi masih menyelidiki kecelakaan beruntun melibatkan truk kontainer dan tiga sepeda motor di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (22/7/2026). Kejadian itu mengakibatkan dia orang tewas dan enam luka-luka. 

Belum diketahui penyebab kecelakaan maut tersebut, namun dugaan sementara, kecelakaan dipicu truk mengalami rem blong

Truk Kontainer Rem Blong Tabrak 3 Motor dan Pejalan Kaki di Jombang, 2 Orang Tewas 6 Luka

Baca Juga

Truk Kontainer Rem Blong Tabrak 3 Motor dan Pejalan Kaki di Jombang, 2 Orang Tewas 6 Luka

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk kontainer bernomor pelat B 9188 PEU melaju dari arah Surabaya di lajur kiri Jalan Raya Janti. 

Sesampainya di lokasi kejadian, truk menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lajur kiri, yakni Honda Vario, Yamaha Vega R, dan Honda Beat.

Kecelakaan Motor di Jombang, Kakek 73 Tahun Tewas Ditabrak Pelajar Bawa CBR

Baca Juga

Kecelakaan Motor di Jombang, Kakek 73 Tahun Tewas Ditabrak Pelajar Bawa CBR

Setelah itu, truk yang dikemudikan ABD (24), warga Kabupaten Lebak, Banten, terus melaju ke sisi kiri jalan dan menabrak empat pejalan kaki yang berada di tepi jalan sebelah selatan.

"Berdasarkan keterangan saksi, dugaan sementara kecelakaan beruntun itu dipicu kondisi rem tidak berfungsi (rem blong)," ucapnya.

Dia mengatakan, korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut dua orang, yakni pejalan kaki dan penumpang sepeda motor. "Untuk korban luka-luka berjumlah 6 orang," ujarnya. 

Korban tewas, seorang penumpang sepeda motor Honda Vario berinisial MS (26) dan seorang pejalan kaki berinisial Popy DM (23). Sementara enam korban luka-luka menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jombang.

Polisi telah menahan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, seluruh korban yang meninggal maupun terluka telah dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |