JAKARTA, iNews.id – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) resmi menerapkan kebijakan akreditasi bagi arena biliar di Indonesia. Kebijakan ini memiliki tujuan berkelas, yakni untuk memastikan arena biliar memenuhi standar yang mendukung pembinaan atlet serta penyelenggaraan kompetisi secara profesional.
Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, menegaskan, akreditasi ini merupakan bagian dari strategi besar dalam membangun ekosistem olahraga biliar yang lebih terstruktur dan berkualitas.

Baca Juga
Jadwal Siaran Langsung Semifinal Copa del Rey 2024-2025: Ada Atletico Madrid vs Barcelona, Live di RCTI!
Arena biliar yang telah mendapatkan akreditasi akan memperoleh berbagai keuntungan. Selain mendapatkan sertifikat sebagai pengakuan resmi dari PB POBSI, arena tersebut juga dapat dijadikan tempat penyelenggaraan event resmi sesuai dengan tingkat akreditasinya. Tak hanya itu, arena yang terakreditasi juga akan mendapatkan dukungan promosi melalui kanal media sosial resmi POBSI.
Skema akreditasi ini mencakup tiga kategori, yaitu Akreditasi A, B, dan C. Arena dengan Akreditasi A memiliki standar tertinggi dan dapat menyelenggarakan turnamen tingkat nasional serta internasional. Akreditasi B diperuntukkan bagi arena yang memenuhi standar untuk event regional dan pembinaan atlet profesional. Sementara itu, Akreditasi C diberikan kepada arena yang dapat menjadi pusat latihan komunitas dan kompetisi tingkat lokal.
Baca Juga
PB POBSI Gelar Kompetisi Play Like Pro, Peserta Artis hingga Atlet Nasional
Saat ini, lanjut Fadil pertumbuhan arena biliar di Indonesia, baik di Jakarta maupun daerah, menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
Dengan adanya kebijakan akreditasi ini, diharapkan terjadi pemerataan kualitas infrastruktur biliar di seluruh wilayah. “Arena dengan standar yang baik akan membantu meningkatkan kualitas atlet dalam berlatih dan bertanding. Sponsor juga akan lebih mudah dalam menentukan arena yang layak untuk kompetisi,” tambah Fadil.

Baca Juga