JAKARTA, iNews.id - Bolehkah puasa syawal dulu baru Qadho Ramadhan penting muslim ketahui. Membayar utang Puasa Ramadhan wajib hukumnya. Namun, pelaksanaannya boleh ditunda jika masih ada halangan.
Banyak juga umat Islam yang mengganti puasa wajib berbarengan pada hari-hari tertentu seperti berbarengan dengan puasa sunnah di antaranya Puasa Syawal.

Baca Juga
Hikmah Idulfitri : Kembali ke Fitrah dan Istiqamah Memegang Teguh Ajaran Islam
Sebab, Puasa Syawal ini masuk dalam ibadah mudhayyaq yakni ibadah yang waktu pelaksanaannya sempit dan terbatas karena hanya boleh dilakukan di Bulan Syawal.
Bolehkah Puasa Syawal Dulu Baru Qodho Ramadhan
Maharati Marfuah dalam bukunya berjudul Qadha dan Fidyah Puasa menjelaskan, ada tiga pendapat dari para ulama 4 mazhab berkaitan dengan kebolehan puasa syawal sebelum mengganti puasa wajib.
Baca Juga
Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Arab, Latin, dan Artinya
Dalam pandangan ulama Mazhab Hanafi, dibolehkan bagi orang yang punya utang puasa Ramadhan untuk mengerjakan puasa sunnah seperti Puasa Syawal. Dasar pendapat mazhab Hanafi ini bahwa kewajiban puasa qadha atau mengganti puasa wajib boleh ditunda atau diakhirkan hingga sampai masuknya Bulan Ramadhan tahun berikutnya.
Pendapat kedua dari ulama Mazhab Maliki dan Syafii juga membolehkan untuk mendahulukan puasa Syawal dan menunda mengganti puasa wajib. Namun, tindakan tersebut dalam pandangan kedua mazhab ini dinilai kurang afdhal karena mendahulukan hal yang sunnah ketimbang perkara yang wajib.
Pendapat ketiga dari Mazhab Hanbali dengan tegas mengharamkan puasa sunnah sebelum mengganti puasa wajib. Mazhab ini mendasarkan pada hadits Nabi SAW berikut:
"Siapa yang berpuasa sunnah padahal dia punya utang qadha puasa Ramadhan yang belum dikerjakan, maka puasa sunnahnya itu tidak sah sampai dia bayarkan dulu puasa qadha (wajib)nya". (HR Ahmad).