MANGGARAI, iNews.id - Pemerintah menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan setelah RSUD Manggarai terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan selama masa tanggap darurat.
Gempa menyebabkan sejumlah bagian dan fasilitas RSUD Manggarai mengalami kerusakan. Kondisi ini berdampak pada pelayanan pasien serta aktivitas administrasi rumah sakit yang sementara dipindahkan ke area halaman rumah sakit.
Baca Juga
Korban Tewas Gempa NTT M7,7 Bertambah jadi 53 Orang, 135 Luka dan 241 Rumah Rusak
Kondisi RSUD Manggarai ditinjau langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada Minggu (16/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan sekaligus memastikan kebutuhan pelayanan medis masyarakat tetap terpenuhi selama penanganan pascagempa.
Baca Juga
995 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Hanya 46 yang Dirasakan
Dalam peninjauan itu, Pratikno berdialog dengan jajaran rumah sakit dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan pelayanan kesehatan. Dari hasil peninjauan, dia mengarahkan BNPB segera mendirikan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































