JAKARTA, iNews.id - Pencarian jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan empat wartawan lainnya yang hilang kontak saat meliput di sekitar Gunung Anak Krakatau, Banten, terkendala arus dan gelombang laut yang cukup tinggi. Tim SAR sempat menghentikan pencarian menggunakan perahu karet (RIB) karena kondisi laut tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, tim SAR telah dikerahkan menuju lokasi terakhir kapal cepat yang membawa kelima jurnalis, yang diketahui berdasarkan informasi dari keluarga salah satu jurnalis.
Baca Juga
Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian
"Hari ini kita telah menggerakkan RIB, kemudian kapal KN SAR Tetuka untuk melaksanakan pencarian di titik di mana terakhir salah satu penumpang mengirimkan share lokasi ke pihak keluarga kemarin pukul 14.42," kata Rizky dalam wawancara live di iNews, Selasa (8/9/2026).
Dia menuturkan, tim RIB telah bergerak melakukan pencarian di lokasi tersebut. Namun, kondisi arus dan gelombang yang tinggi menjadi kendala.
Baca Juga
BNPB Sebut Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kini Mengarah ke Laut Hindia: Lampung-DKI Kondusif
"Tim kita itu sudah melaksanakan pencarian tadi, memang terkendala arus dan gelombang cukup tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk kami melanjutkan sehingga RIB kembali ke Dermaga Marina, ke posko utama kita di Carita," ujarnya.

















































