MAMUJU TENGAH, iNews.id - Gedung baru UPTD Puskesmas Salupangkang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, terpaksa dikosongkan setelah ditemukan keretakan di sejumlah bagian bangunan. Komisi III DPRD Mamuju Tengah menilai kondisi gedung berisiko terhadap keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.
Penemuan tersebut diketahui setelah anggota Komisi III DPRD meninjau langsung pada Rabu (9/9/2026). Kondisi bangunan membuat pelayanan kesehatan dan aktivitas tenaga medis dipindahkan kembali ke gedung puskesmas lama.
Baca Juga
RSUD Manggarai Rusak akibat Gempa NTT, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan
Ketua Komisi III DPRD Mamuju Tengah Herman MT mengatakan, kondisi gedung baru tersebut memprihatinkan. Bahkan, tenaga kesehatan disebut sudah tidak berani beraktivitas di dalam gedung dan pasien memilih tidak menjalani rawat inap.
"Melihat kondisi bangunan, sangat memprihatinkan sekali. Semua petugas kesehatan di Salopangkang sudah tidak berani berkantor di bangunan baru dan pasien sudah tidak berani rawat inap," ujar Herman dikutip dari iNews Mamuju, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga
32 Rumah di Lebak Terancam Roboh akibat Pergeseran Tanah, Bangunan Retak
DPRD kemudian meminta agar kegiatan di gedung tersebut dihentikan sementara demi menghindari risiko terhadap petugas maupun pasien. Pelayanan kesehatan tetap dilakukan dengan memanfaatkan bangunan lama.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































