MAKASSAR, iNews.id – Aksi pembegalan menimpa seorang pengendara sepeda motor terekam kamera pengawas (CCTV) di Jalan Wijaya Kusuma 4, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026). Korban diperdaya empat pelaku yang berpura-pura menawarkan bantuan saat sepeda motor korban kehabisan bensin.
Setelah menggiring korban ke lokasi yang sepi, para pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis busur (anak panah) dan merampas ponsel milik korban.
Baca Juga
Begal Motor Bersenpi Tembak Pelajar Lampung hingga Kritis Ditangkap di Way Kanan
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Zulkarnain, aksi kejahatan jalanan (street crime) ini terjadi pada pagi hari saat situasi lingkungan sekitar masih sepi dari aktivitas warga.
Kejadian bermula ketika korban bernama Bessi baru saja mengantar saudaranya bekerja di kawasan Jalan Urip Sumoharjo. Dalam perjalanan pulang menuju rumahnya, sepeda motor yang dikendarai Bessi mendadak kehabisan bensin di Jalan Faisal.
Baca Juga
Tragis! Pelajar SMA Ditembak Begal di Lampung Utara, Usus dan Ginjal Rusak
Ketika korban sedang mendorong motornya seorang diri, empat pelaku berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor menghampiri korban. Mereka menawarkan bantuan untuk mendorong (stut) sepeda motor korban hingga ke stasiun pengisian bahan bakar.
Meski korban sempat menolak bantuan tersebut, para pelaku terus bersikeras dan memaksa mendorong motor korban.
Saat tiba di lokasi yang dinilai sepi di Jalan Wijaya Kusuma 4, para pelaku mulai melancarkan aksi kejahatannya. Sepeda motor korban dihentikan secara mendadak oleh para pelaku.
Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis busur anak panah dan mengarahkannya ke tubuh korban. Karena terancam dan mengkhawatirkan keselamatannya, korban tidak berani melawan dan terpaksa menyerahkan telepon seluler (handphone) miliknya.
Usai menguasai barang berharga korban, keempat pelaku langsung melarikan diri tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































