BONDOWOSO, iNews.id – Jagat media sosial di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya video aksi perundungan (bullying) yang melibatkan sejumlah remaja perempuan. Mirisnya, korban yang dalam kondisi menangis dan tidak melakukan perlawanan justru ditendang hingga ditampar secara brutal oleh pelaku.
Insiden perundungan yang diduga dipicu persoalan asmara tersebut diketahui terjadi di area Desa Pancoran, Kabupaten Bondowoso.
Baca Juga
Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS
Dalam rekaman video berdurasi pendek tersebut, tampak seorang pelajar perempuan mengenakan pakaian hitam menangis terisak seorang diri. Tak lama kemudian, korban didatangi oleh rombongan pelajar perempuan lain.
Korban mendapatkan perlakuan kekerasan berupa dorongan, tendangan, hingga dua kali tamparan keras di bagian wajah. Terdengar pula suara perempuan lain di balik kamera yang melontarkan nada ejekan menggunakan bahasa Madura.
Baca Juga
Pilu! Bocah di Samarinda Jadi Korban Bullying, Dibanting lalu Ditindih hingga Kaki Patah
Aksi kekerasan tersebut direkam oleh salah satu rekan pelaku hingga berujung viral. Berdasarkan data di lapangan, korban merupakan siswi salah satu SMP Negeri di Kecamatan Bondowoso, sedangkan terduga pelaku pemukulan merupakan pelajar dari salah satu SMK di wilayah kecamatan yang sama.
Dugaan sementara, aksi perundungan ini ditengarai motif asmara. Kendati demikian, pihak kepolisian masih mendalami latar belakang masalah secara utuh.
Menanggapi video viral tersebut, jajaran Polres Bondowoso bergerak cepat bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso untuk memfasilitasi proses mediasi.
Proses mediasi yang mempertemukan pihak korban, pelaku, dan orang tua masing-masing berlangsung di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bondowoso.
“Jalur mediasi atas permintaan keluarga korban guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” kata Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Siswanto, Kamis (10/9/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































