Cilacap, infojateng.id – Perumdam Tirta Wijaya resmi mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Maos berkapasitas 100 liter per detik, Kamis (5/2/2026).
Kehadiran instalasi ini diharapkan mampu meningkatkan akses pelayanan air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Maos dan sekitarnya.
Infrastruktur yang berlokasi di Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos tersebut diresmikan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Peresmian juga dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Cilacap Ferry Adi Dharma, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Cilacap Agus Firmanudin, Camat Maos Misran, serta Direktur Utama beserta jajaran direksi dan Dewan Pengawas Perumdam Tirta Wijaya.
Direktur Utama Perumdam Tirta Wijaya Cilacap, Endar Budi Sasongko, dalam laporannya menjelaskan bahwa sebelum peningkatan, kapasitas IPA Maos hanya sebesar 130 liter per detik.
Dengan diresmikannya IPA Maos, total kapasitas produksi air kini meningkat menjadi 230 liter per detik.
“Pembangunan IPA Maos ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2025,” ujar Endar.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam operasional Perumdam Tirta Wijaya, terutama terkait jaringan pipa yang sudah usang.
Jaringan tersebut masih digunakan untuk melayani beberapa wilayah kerja, antara lain Kecamatan Maos, Kroya, Adipala, dan Nusawungu.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
Ketersediaan air minum yang berkualitas, menurut dia, juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah serta kualitas pelayanan publik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak tahap perencanaan hingga pembangunan IPA Maos.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Perumdam Tirta Wijaya, serta dukungan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar tersebut.
“Meskipun Perumdam Tirta Wijaya memiliki sisi bisnis dalam operasionalnya, fungsi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh diabaikan. Kalau masyarakat sudah membayar tetapi pelayanan belum optimal, misalnya air masih keruh atau debitnya kecil, itu harus segera diperbaiki. Peningkatan operasional akan dilakukan secara bertahap,” tegas Syamsul.
Keberadaan IPA Maos merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas cakupan pelayanan air minum.
Dengan kapasitas yang dimiliki, instalasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan air bersih yang lebih stabil, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan sosial dan ekonomi.
Syamsul juga berpesan kepada seluruh jajaran Perumdam Tirta Wijaya untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kerja sama tim, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Cilacap. (eko/redaksi)

20 hours ago
5

















































