Puluhan Siswa MA Muhammadiyah Belajar Demokrasi ke DPRD Batang

6 hours ago 2

Batang, infojateng.id – Puluhan siswa MA Muhammadiyah Limpung mengikuti kegiatan edukasi demokrasi dengan berkunjung langsung d Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/2/2026).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Sekretaris DPRD Batang Triossy Juniarto, yang membuka ruang dialog dan diskusi bersama para pelajar.

Triossy mengatakan, kunjungan adik-adik dari MA Muhammadiyah Limpung ini merupakan bagian dari pembelajaran politik dan demokrasi sejak dini bagi pelajar. Juga dalam rangka edukasi pembelajaran, khususnya terkait demokrasi yang ada di DPRD Kabupaten Batang.

“Pesertanya cukup banyak dan kami membuka ruang diskusi bebas, mau tanya apa saja, baik terkait tugas pokok fungsi DPRD maupun pemerintahan,” jelas Triossy.

Dijelaskannya, DPRD Batang terbuka bagi sekolah-sekolah yang ingin melakukan kunjungan edukatif, meskipun tidak ada jadwal khusus yang ditetapkan.

Kunjungan seperti ini biasanya atas permintaan sekolah. Menyesuaikan agenda mereka, dan sewaktu-waktu kami siap menerima.

Menurut Triossy, pemahaman politik bagi pelajar penting agar mereka mengenal peran dan fungsi DPRD sebagai saluran aspirasi masyarakat.

“Sejak awal anak-anak perlu belajar demokrasi. Mereka harus tahu peran DPRD dan anggota dewan, sehingga kalau ada persoalan di daerahnya, tahu harus menyampaikan lewat jalur yang tepat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MA Muhammadiyah Limpung Muniroh mengatakan, bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Edu Day sekolah, khususnya pendidikan politik.

“Tujuan kami ke sini adalah memberikan pengetahuan demokrasi secara langsung. Anak-anak belajar langsung dari pakarnya, yaitu DPRD Kabupaten Batang,” ungkap Muniroh.

Dalam sesi diskusi, para siswa aktif mengajukan pertanyaan. Mulai dari peluang beasiswa, akses dunia kerja, hingga kondisi infrastruktur seperti kerusakan jalan Pantura.

“Anak-anak bertanya tentang kemungkinan beasiswa, lalu diarahkan ke jalur-jalur yang ada. Mereka juga diberi informasi aplikasi Dapat Kerja dari Disnaker. Bahkan mereka kritis menanyakan soal jalan Pantura yang rusak dan bagaimana peran DPRD dalam mengaspirasikannya ke pemerintah provinsi,” tegasnya.

Muniroh menilai, kunjungan ini membuat siswa memahami DPRD tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik. Selama ini mereka hanya tahu DPRD secara teoritis di sekolah.

Sekarang mereka jadi paham bahwa DPRD itu dekat dengan masyarakat, sebagai penyambung aspirasi. Anak-anak jadi lebih bijak, tidak mudah terprovokasi atau langsung menilai negatif.

Salah satu siswa, Sheren, mengaku senang bisa mengikuti kunjungan tersebut. Siswi kelas X MA Muhammadiyah Limpung itu menyebut ini sebagai pengalaman pertamanya masuk kantor pemerintahan.

“Senang banget bisa datang langsung ke DPRD Batang dan ikut latihan demokrasi. Tadi belajar tentang anggota DPRD, visi-misi, peran DPRD, sampai belajar interupsi,” tutur Sheren.

Ia bahkan mengaku tertarik untuk menjadi anggota DPRD di masa depan. Punya cita-cita jadi anggota DPRD. Ini pengalaman pertama dan jadi makin tertarik.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kabupaten Batang berharap generasi muda semakin memahami demokrasi dan peran lembaga legislatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |